Pengacara Helmy Yahya Heran Dewas Bisa Angkat Plt Dirut TVRI

Dirut TVRI Helmy Yahya bersama kuasa hukumnya menggelar konferensi pers
Sumber :
  • VIVAnews/Reza Fajri

VIVA – Pemberhentian Helmy Yahya dari jabatan Direktur Utama TVRI oleh Dewan Pengawas (Dewas) menuai kontroversi. Kuasa hukum Helmy, Chandra Hamzah, mempertanyakan pengangkatan Pelaksana Tugas Direktur Utama TVRI oleh Dewan Pengawas.

img_title Sedang Berlangsung! Ini Link Live Streaming Inggris Vs RD Kongo di Piala Dunia 2026

"Dalam peraturan tidak disebutkan Dewan Pengawas mempunyai kewenangan mengangkat Plt," kata Chandra di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat 17 Januari 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, dalam aturannya Dewan Pengawas hanya berwenang mengangkat dan memberhentikan direksi. Dia juga menjelaskan, pemberhentian dengan hormat kepada Helmy tidak dikenal dalam TVRI.

img_title Tak Perlu VPN, Ini Cara Gratis dan Mudah Nonton Piala Dunia 2026

"Kalau dengan hormat artinya tanpa kesalahan. Kontradiktif dengan lampiran suratnya," ujar Chandra.

Saat ini Chandra diminta Helmy melakukan pendampingan hukum menyikapi pemecatan itu. Dalam waktu dekat pihaknya akan menentukan langkah hukum yang paling pas untuk dilakukan Helmy.

img_title Cuma Modal Rp25 Ribu, Bisa Nonton 104 Pertandingan Piala Dunia 2026 Sepuasnya

"Kami diminta segera beri saran langkah-langkah hukum apa yang paling pas yang bisa dilakukan Pak Helmy menanggapi surat ini. Kami sedang siapkan. Dalam waktu dekat kami sampaikan," kata dia.

Sebelumnya dalam surat pemecatan, Helmy diberhentikan dari jabatannya yang sejatinya selesai pada 2022. Disebutkan ada lima pertimbangan yang mendasari pemberhentian tersebut. 

Tim SAR mengevakuasi jenazah presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway yang ditemukan di kawasan Air Terjun Memti

Babak Baru Kasus Kematian Presenter TVRI Papua Barat, Ada Tindak Pidana dan Naik Penyidikan

Polisi menemukan indikasi tindak pidana dalam kasus kematian presenter TVRI Papua Barat Suryanto Tuwing Idorway alias Yanto Idorway sehingga ditingkatkan jadi penyidikan

img_title
VIVA.co.id
1 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut