Pentingnya Trauma Healing untuk Korban Langganan Banjir

Warga terdampak banjir mengungsi.
Warga terdampak banjir mengungsi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

VIVA – Awal tahun 2020 bisa menjadi momen yang tak terlupakan bagi warga Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. Wilayah ini menjadi salah satu yang terparah saat bencana banjir.

Genangan banjir baru surut mestu menunggu tujuh hari. Warga terdampak salah satunya yang berdomisili di rukun tangga 02, rukun warga 07. Ratusan jiwa saat itu terpaksa mesti mengungsi karena lamanya genangan banjir surut.

Simpati pun datang dari sejumlah pihak. Misalnya dari PT. Pegadaian (Persero) Kanwil IX Jakarta. Banjir di Semanan dinilai yang terparah sejak 2007.

Fokus bantuan Pegadaian ini bertujuan untuk membantu memulihkan psikologi korban banjir, Wilayah Semanan merupakan titik langganan banjir di Ibu Kota.

"Pemberian bantuan peralatan medis, memberikan bantuan motivasi, trauma healing terutama untuk anak-anak yang sempat lama mengungsi," kata pimpinan Wilayah Kanwil IX Jakarta PT. Pegadaian (Persero) Hakim Setiawan, Kamis, 23 Januari 2020.

Pembenahan psikis dengan trauma healing diperlukan mengingat momen banjir 2020 cukup parah. Korban banjir mengalami kerugian material karena kerusakan rumah, barang-barang berharga seperti kendaraan roda dua dan rooda empat. Apalagi, saat ini masih musim hujan yang harus diantisipasi warga.

"Pemulihan psikis sangat diperlukan. Kami juga sematkan menyisihkan pemberian 350 sembako buat warga. Ini bisa meringankan beban bapak ibu. Semoga ini bencana yang terakhir," tutur Hakim.