Persamaan dan Perbedaan Virus Corona Wuhan, MERS dan SARS

Kota Wuhan asal virus Corona bak kota mati
Sumber :
  • Sumber: BBC

VIVA – Jenis baru virus Corona telah muncul di China tepatnya di Kota Wuhan yang mewabah dan kemudian mulai ditemukan kasusnya di 12 negara lain. Virus Corona kali ini diberi nama 2019-nCoV atau juga flu Wuhan yang gejalanya flu, batuk hingga pneumonia yang bisa menyebabkan kematian.

img_title El Nino Diprediksi Picu 451.000 Kematian, Indonesia Jadi Salah Satu Negara Terdampak

Virus Corona kali ini menjadi perhatian global kala dunia mencoba mencari vaksinnya. Bentuk penyakit akibat virus Corona sebelumnya sudah muncul dengan MERS tahun 2012 dan SARS tahun 2002-2003.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas apa perbedaan dan persamaan flu Wuhan Corona 2019 dengan MERS dan SARS?
Berikut dikutip dari situs NPR.

img_title 18 Orang Jadi Tersangka Kasus ABK Diinjak Hingga Dipukuli, Polisi Beri Sinyal Tersangka TPPO Menyusul

Coronavirus Wuhan 2019-nCoV

Pertama kali dilaporkan muncul pada Desember 2019 di Wuhan, China. Diduga akibat mengkonsumsi atau menyentuh hewan tertentu yang belum diidentifikasi. Penularan manusia ke manusia melalui kontak dekat bisa terjadi. Hingga Senin, 27 Januari 2020 mendekati 3000 orang dilaporkan terjangkit sementara angka kematian sudah mencapai 80 orang. Kebanyakan kasus berada di Wuhan, China lalu negara Asia lain dan sebagian ada di Amerika Serikat dan Eropa.

img_title Dari Transaksi Kecil hingga Rugi Miliaran Rupiah, Begini Cerita Korban Investasi Emas yang Seret Influencer JC dan KL

MERS

MERS merupakan singkatan dari Middle East respiratory syndrome. Pertama kali dilaporkan ada di Arab Saudi tahun 2012. Disebutkan awalnya akibat sentuhan dengan unta atau memakan daging dan meminum susunya. Penularan manusia ke manusia sangat terbatas dan tidak besar potensi penularan. Disebut ada 2.494 kasus dengan kematian 858 orang per November 2019. Angka kematian 34 persen.

Kasus MERS kebanyakan ditemukan di negara-negara jazirah Arab yang mana 80 persennya di Arab Saudi. Angka kematian mulai menurun sejak 2016.

SARS

SARS pertama kali muncul di bagian selatan China tahun 2002. SARS singkatan dari Severe acute respiratory syndrome yang diyakini menyebar awalnya melalui kelelawar dan kemudian bisa ditularkan antarmanusia melalui kontak dekat. Dicatat setidaknya ada 8.098 kasus dengan jumlah kematian 774 orang atau sekitar 10 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak tahun 2004 tak ada lagi kasus SARS yang dilaporkan. Sementara 87 persen kasus SARS ada di wilayah China dan Hong Kong.

Nama Corona sendiri berasal dari bahasa Latin yang berarti mahkota yang mana bila virus itu diobservasi lewat mikroskop maka bentuknya akan seperti mahkota. Banyak bentuk virus Corona apalagi jika virus tersebut bisa bermutasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut