Dilema Ombudsman di Antara Risma dan Zikria

Zikria (tengah) tersangka kasus penghinaan atas Wali Kota Tri Rismaharini
Sumber :
  • VIVAnews/Nur Faishal

VIVA – Mantan juru bicara Presiden Keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Adhie M. Massardi, mengadukan tiga pejabat publik, di antaranya Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma ke Ombudsman RI.

img_title Antrean BBM Mengular dan Stok Kosong di Sejumlah Daerah, Ombudsman Turun Tangan

Risma diadukan, terkait laporan polisi yang ia lakukan terhadap tersangka penghina dirinya, pemilik akun Facebook Zikria Dzatil berinisial ZKR (43). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aduan itu diakui oleh Ketua Ombudsman Perwakilan Jawa Timur, Agus Widiarta. Ia mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti itu dengan mengacu pada Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 31/PPU-XIII/2015 tentang Yudisial Review Pasal 319 terkait Penghinaan Pejabat Negara yang sudah dihapus.

img_title Jelang Wajib Halal, Ombudsman RI Dorong Pencegahan Maladministrasi Lewat Pengawasan: Halal Itu Hak Publik

Agus mengaku belum bisa menyimpulkan, apakah laporan yang dilakukan Risma dan penyidikan yang dilakukan Kepolisian cacat hukum atau tidak. Sebelum, dia memperoleh hasil klarifikasi kepada pihak teradu. 

"Kami akan mengecek dulu ke Polrestabes," kata Agus kepada wartawan pada Rabu 5 Februari 2020.

img_title Ramai-ramai Warga Menyatroni SD Usai Seorang Siswa Tewas Karena Di-bully Kakak Kelas di Pemalang

Risma tidak menjawab, ketika ditanya soal aduan Ombudsman tersebut. Ia mengakui, melaporkan ZKR atas nama pribadi, bukan sebagai Wali Kota Surabaya. 

Ia juga yang menandatangani kuasa kepada Kepala Bagian Hukum Pemkot Surabaya. "Saya sendiri yang tanda tangan kuasa," ujarnya di rumah dinasnya di Surabaya, Rabu siang.

Di tempat yang sama, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Komisaris Besar Polisi Sandi Nugroho, juga ogah memberikan tanggapan, ketika ditanya soal aduan Ombudsman terkait penanganan perkara ZKR. 

"Kami belum menerima suratnya (dari Ombudsman)," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal yang pasti, Sandi menegaskan bahwa penyidikan kasus ZKR sampai sekarang masih berjalan. Ia dijerat dengan tiga pasal berlapis, intinya terkait ujaran kebencian dan pencemaran nama baik. 

"Delik aduan dan pidana murni," tegasnya. (asp)

Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra

Anggota DPR: Tagline Polisi Bersama Masyarakat Telah Diterapkan Secara Serius

Soedeson berharap pola pengamanan yang sejuk dan komunikatif ini tidak hanya diterapkan sesaat, melainkan menjadi standar operasional yang ditiru oleh seluruh kepolisian

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut