Yasonna Bantah Copot Dirjen PAS

Yasonna Laoly
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVAnews - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, membantah anggapan telah mencopot Sri Puguh Budi Utami dari jabatannya. Yasonna bilang Sri Puguh dimutasi semata-mata bertujuan untuk penyegaran organisasi.

img_title AMOLED, OLED, atau LCD untuk Usia 40 Tahun? Ini Cara Menilai Layar HP dari Kenyamanan hingga Baca

Sebab, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemenkumham itu sudah duduk lebih dari dua tahun pada jabatannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kok dicopot? Kan dipindah," kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 28 Februari 2020.

img_title 10 Monitor Gaming Terjangkau yang Masih Menarik Dilirik, Ada 144Hz hingga 4K

Sri Puguh sendiri dimutasi dengan jabatan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang). Menurut Yasonna, perpindahan tempat di kementeriannya hal biasa.

Ia pun berharap internal di Dirjen Pemasyarakatan akan mengisi posisi yang ditinggalkan Sri Puguh. Sekadar informasi, Sri Puguh, merupakan wanita pertama yang menjabat Dirjen PAS yang juga berasal dari lulusan Akademi Ilmu Pemasyarakatan. Posisi Dirjen PAS pun akan digelar seleksi terbuka.

img_title Wadah Baru Tokoh Kristen Resmi Berdiri, Fokus Persatuan dan Hak Konstitusional

"Sesegera mungkin (pengganti). Sekarang pelaksana tugas dulu," kata dia.

Mutasi yang dialami oleh Sri Puguh terkesan mendadak. Ia sendiri baru menerima Keputusan Presiden (Kepres) mengenai mutasinya pada Rabu kemarin 26 Februari 2020. Saat ini, direktorat yang dipimpinnya itu telah menetapkan 15 resolusi pemasyarakatan pada 2020.

Meski demikian, Sri Puguh, tak ingin berspekulasi jauh soal alasannya dicopot. Ia mengaku sudah bersyukur diberi kesempatan jadi Dirjen PAS perempuan pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sri Puguh juga mengklaim telah berupaya untuk membenahi berbagai persoalan di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) selama menjabat sebagai sekitar dua tahun terakhir ini. Meskipun, kata dia, masih banyak dari resolusi pemasyarakatan 2020 yang belum tercapai.

"Saya sebagai alumni AKIP, bekerja di pemasyarakatan diberi kesempatan jadi dirjen itu sudah luar biasa. Kebahagiaan saya. Saya menghormati. Dan perempuan. Hanya saya sedih. Saya kok tidak bisa maksimal bekerja sih," kata Sri Puguh, kemarin.

Ilustrasi HP Layar Tajam

Layar HP OLED, AMOLED, dan LTPO AMOLED Sering Dianggap Sama, Padahal Ada Perbedaan Penting di Baliknya

Memahami perbedaannya penting karena jenis panel dapat berpengaruh terhadap kualitas gambar, kelancaran animasi, hingga efisiensi baterai. Berikut VIVA telah merangkum.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut