IDI Aceh Sarankan Ujian Nasional Ditunda

Waspada Corona Covid-19
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

VIVA – Untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Aceh menyarankan agar pelaksanaan Ujian Nasional (UN) ditunda sementara waktu.

img_title 2 Tahun Prabowo-Gibran Tunjangan Guru Naik 16.167 Sekolah Direvitalisasi, 44.000 Siswa Ikuti Sekolah Rakyat

Menurut Ketua IDI Aceh, Safrizal Rahman, penundaan itu bagian dari antisipasi secara menyeluruh bagi pelajar, yang sudah diliburkan terlebih dahulu oleh Plt Gubernur Aceh. Sementara hanya siswa mengikuti UN yang tidak diliburkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk pelaksanaan UN, ia mengharapkan agar ada waktu yang tepat untuk kembali digelar saat semuanya sudah kondusif. Hal ini juga sesuai dengan imbauan Badan Kesehatan Dunia atau WHO yang mengimbau agar sekolah dan usia rentan terpapar corona untuk tidak beraktivitas di luar.

img_title Siap-siap! Kebijakan Siswa Tidak Naik Kelas Mulai Diterapkan Tahun Ajaran 2027/2028

"Kalau problemnya ujian, kita bisa mencari hari lain untuk melaksanakan ujian saat suasana sudah lebih kondusif," Ujar Safrizal, Senin, 16 Maret 2020.

Sebelumnya, Pemerintah Aceh telah mengeluarkan instruksi agar siswa sekolah diliburkan untuk mencegah virus corona yang sedang mewabah di Indonesia. Instruksi libur ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh siswa dan orangtua untuk tetap menjaga kesehatan anaknya.

img_title Ingin Anak Kuliah di Universitas Top Dunia? Ini yang Perlu Disiapkan Sejak Bangku Sekolah

Libur dua minggu yang telah ditetapkan, dinilai waktu yang ideal untuk menghindari paparan virus corona. Setalah 14 hari ini, kata Safrizal, mereka aman. Artinya tidak ada virus corona. Sehingga di daerah tersebut aman dari virus corona, apalagi dalam waktu itu seluruh siswa sudah diliburkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi tujuannya yang pertama, mengurangi angka tertularnya. Karena kalau tidak dan semakin ramai, pasti fasilitas-fasilitas di dunia tidak sanggup mengatasinya. Tapi kalau begini, ada 1 atau 2 pasien, kita bisa mengatasinya," ujarnya.

Menurut Safrizal, yang paling nyata agar terhindar dari virus corona adalah menghindari kontak sosial. Jadi, semua masyarakat diminta menghindari keramaian dan kontak tubuh dengan orang lain.

Program Sekolah Foodpreneur

Sekolah Foodpreneur Menghasilan Produk Bernilai Tambah

Sekolah Foodpreneur yang dikembangkan pemerintah bersama TEP Universitas Brawijaya melakukan pendampingan bagi pengembangan usaha pangan olahan berbahan lokal

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut