Ikut Belasungkawa, SBY Kenang Percakapan dengan Ibunda Jokowi

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (Foto ilustrasi)
Sumber :

VIVA – Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ibu Hj Sujiatmi Notomihardjo, Ibunda Presiden RI Joko Widodo, yang meninggal pada Rabu sore kemarin 25 Maret 2020.

Kekuatan SBY dan Ancaman Anas-Moeldoko

SBY juga berdoa agar arwah almarhumah Ibunda Jokowi diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Innalillahi wainnailaihi rajiun. Saya dan keluarga mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Hj. Sudjiatmi Notomihardjo atau yang masyarakat lebih mengenal beliau sebagai iIu Noto, ibunda Presiden Jokowi. Semoga almarhumah diterima dan hidup bahagia di sisi Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa," kata SBY, Kamis 26 Maret 2020.

Kesal dengan PSI, Demokrat Minta Jangan Seret SBY

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu juga berharap, agar Jokowi dan keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian ini. "Semoga pula Bapak Jokowi dan keluarga diberikan kesabaran, kekuatan dan ketabahan menghadapi ujian Allah ini," kata SBY

SBY juga kembali mengenang saat-saat dirinya bertemu dengan Ibunda Jokowi. Saat itu, kenangnya, dia bersama almarhumah istrinya Ani Yudhoyono, menemui Sujiatmi. Peristiwa itu terjadi pada lima tahun silam.

Demokrat Klaim Rakyat Rindu Keberhasilan Era SBY

"Saya dan istri waktu itu almarhumah Ibu Ani bertemu ibu Noto. Kami sempat berbincang-bincang dengan baik dan membicarakan tentang masa depan bangsa dan negara kita," ujarnya

Saat itu ia dan almarhumah Ani Yudhoyono juga mendoakan Ibu Noto, sapaan akrab Sudjiatmi, dan mendoakan Presiden Jokowi agar senantiasa sukses dalam mengemban tugas-tugas negara. 

Di samping itu, SBY mengapresiasi keputusan keluarga dan Presiden Jokowi dalam upacara pemakaman. Dimana masyarakat diharapkan tidak perlu berdatangan ke tempat pemakaman, mengingat Indonesia masih dalam wabah Covid-19.

"Saya mendengar, acara pemakaman almarhumah diutamakan untuk dihadari pihak keluarga. Hal ini sesuai dengan anjuran pemerintah bahwa kita semua perlu mencegah berkumpulnya masyarakat dalam jumlah yang besar dan ini sesuai dengan semangat besar kita untuk mencegah penyebaran virus corona," jelasnya.

Dia pun menilai, langkah Presiden Jokowi dan keluarga tersebut sangat bijaksana di tengah-tengah mewabahnya virus yang mematikan ini.

"Saya pribadi menilai ini adalah langkah dan pemikiran yang baik, yang bijaksana dan perlu kita beri apresiasi yang tinggi. Sekali lagi selamat jalan ibu Noto, semoga ibu hidup tenang di sisi Allah SWT," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya