Soal Penerapan New Normal, Sultan HB X Enggan Tergesa-gesa

VIVA – Gubernur DIY, Sri Sultan HB X angkat bicara mengenai penerapan new normal di wilayahnya. Sultan HB X meminta agar tak perlu tergesa-gesa untuk menetapkan kondisi new normal dan melihat kondisi terkini.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Sultan HB X menuturkan, DIY masih melakukan kajian mengenai new normal. Kondisi kesehatan masyarakat di tengah pandemi virus Corona menjadi pertimbangan penetapan new normal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya Selasa (2 Juni) masih pertemuan dengan asosiasi (mitra kerja). Jangan tergesa-gesa (menerapkan new normal)," ujar Sultan HB X, Jumat 29 Mei 2020.

img_title Wagub Paku Alam X Jadi Plh Gubernur DIY, Ada Apa dengan Sri Sultan HB X

Terkait new normal, Sultan HB X menilai perlu ada kajian yang menyeluruh. Selain itu perlu ada pula sosialisasi yang menyeluruh kepada masyarakat mengenai konsep new normal. Sultan HB X berharap agar konsep new normal ini tak dipahami berbeda oleh masyarakat.

"Begini-begini perlu pendekatan yang lebih spesifik. Ning (di) pasar apa bisa. Jangan terus merasa justru di new normal aku kok wis bebas (dari virus corona)," urai Sultan HB X.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Terkait DIY, Sultan HB X menyebut penerapan new normal masih harus melihat kondisi penyebaran virus Corona. Pasalnya di DIY masih ada sejumlah pasien dalam pengawasan (PDP)

"Harapan kita kan negatif semua. Jangan ada yang positif dalam arti yang PDP dan sebagainya masih banyak. Nanti kecenderungannya gimana. Kalau itu sudah memungkinkan itu turun jadi sudah kita yakini tidak fluktuatif baru kita bisa berjalan untuk new normal," kata Sultan HB X.

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VIVA.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut