Anggota KSP Indosurya Dukung Jalur Perdamaian

Sidang KSP Indosurya di Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat
Sumber :
  • VIVAnews/Edwin Firdaus

VIVA – Anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta mengapresiasi itikad baik pengelola yang ingin menyelesaikan persoalan dengan para anggota atau nasabah saat persidangan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin, 29 Juni 2020.

img_title Wakil Ketua Panja sebut Investasi hingga Haji Bodong akan Masuk RUU Perampasan Aset

Salah satu anggota KSP Indosurya di Surabaya, Marsha berharap KSP Indosurya tidak berakhir pailit melalui PKPU. Akan tetapi, ia ingin kembali beroperasi seperti semula agar dapat melaksanakan kewajibannya dan persoalan ini berujung homologasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harapan saya tentu Indosurya bisa terus beroperasi, kemudian dalam pembayaran uang kami sampai tuntas. Apalagi orang tua saya sudah masuk umur pensiun, jadi sangat butuh dana yang disimpan di KSP Indosurya untuk kelangsungan hidup meski mekanisme dicicil," kata Marsha kepada wartawan, Senin, 29 Juni 2020.

img_title Perkuat Tata Kelola Penjaminan, LPDB Koperasi Dorong Skema Asuransi Kredit Lebih Terintegrasi

Marsha mengaku belum pernah mengalami kejadian buruk dengan koperasi simpan pinjam Indosurya selama satu tahun sebagai nasabah. Namun, wanita yang menyimpan uang miliaran rupiah ini optimis niat baik KSP Indosurya untuk menyelesaikan kewajibannya kepada nasabah.

“Apalagi Pak Henry Surya selaku pendiri KSP Indosurya dan para pengurus KSP Indosurya sudah berjanji membantu membereskan di hadapan media pada konferensi pers,” ujarnya.

img_title Dorong Ekonomi Sirkular yang Inklusif, Pemerintah Gandeng Industri, Koperasi, hingga Pelaku Informal

Kuasa Hukum KSP Indosurya Cipta, Hendra Widjaya menjelaskan pihaknya telah menyampaikan skema proposal perdamaian dalam bentuk hardcopy kepada kuasa anggota maupun kreditur. Nah, kreditur maupun kuasa kreditur diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan masukan agar proposal perdamaian dapat diterima serta direvisi.

"Para kreditur bisa mempelajari dan memberikan masukan. Oleh karenanya, sidang ditunda untuk pembahasan lebih lanjut," jelas Hendra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hendra meyakini kreditur akan memberikan kesempatan kepada Indosurya untuk menjalankan proposal perdamaian guna menyelesaikan persoalan tersebut. Makanya, kreditur dipersilakan langsung menyampaikan pertanyaan kepada debitur untuk menghindari informasi yang simpang siur dan penyelesaian masalah berjalan positif.

“KSP Indosurya memiliki itikad baik kepada seluruh anggota dan kreditur. Bayangkan jika pailit, semua anggota akan banyak dirugikan, uang tidak akan balik, semua tidak dapat apa-apa. Motif untuk mempailitkan pola pikir yang kurang tepat, karena asas PKPU adalah perdamaian dan semua anggota Indosurya mayoritas mendukung damai,” ujarnya.

Bahlil Lahadalia saat membuka Mineral dan Batubara Convention - Expo atau Minerba Convex 2026.

Bahlil Bongkar Masalah Izin Tambang di Daerah, Kini Pengusaha Lokal hingga Koperasi Dapat Prioritas

Bahlil mengubah aturan perizinan tambang dengan memprioritaskan UMKM, koperasi, dan BUMD agar pengusaha daerah ikut menikmati manfaat hilirisasi mineral dan batu bara.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut