Warga Papua Demonstrasi Menolak Otsus Jilid 2

Mahasiswa dan warga asal Papua demo soal otsus di Kemendagri
Sumber :
  • VIVA/Willibrodus

VIVA – Massa yang terdiri dari mahasiswa dan warga asal Papua kembali melakukan aksi unjuk rasa. Mereka yang mengaku mewakili warga Papua ini melakukan aksi unjuk di depan gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat. 

img_title Prancis Minta Media Sosial TikTok hingga Instagram Diblokir Cegah Kerusuhan Lanjutan

Warga yang berasal Papua berdemonstrasi sebagai bentuk protes penolakan terhadap pemberlakuan otonomi khusus (otsus) yang selama ini diterapkan di seluruh wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam aksi di depan gedung Kemendagri ini, warga Papua ini membawa sebuah spanduk berukuran panjang 2,5 meter dan lebar 1,5 meter. Pada spanduk tersebut tertulis ihwal tuntutan yang disampaikan. 

img_title Kontak Tembak di Nduga, 2 Anggota OPM Tewas! TNI Sita Uang Rp88 Juta

Selain spanduk besar tersebut, masyarakat Papua juga memegang puluhan poster lainnya yang bertuliskan berbagai tuntutan. 

Tampak pula, seluruh peserta aksi ini mengenakan masker meski jarak di antara mereka tidak begitu terjaga. Para warga Papua ini tampak berhimpitan saat sedang melaksanakan aksi unjuk rasa tersebut. 

img_title TNI Kontak Tembak dengan KKB di Nduga, 2 Orang Dilaporkan Tewas

"Tolak Otsus jilid 2. Berikan hak menentukan masih sendiri sebagai solusi paling demokratis," bunyi tulisan yang tertera pada spanduk besar tersebut, Selasa 14 Juli 2020.

Puluhan warga Papua ini menuntut, agar Papua diberikan hak untuk berdiri sebagai satu negara tersendiri dan terlepas dari wilayah kedaulatan Republik Indonesia.

"Papua sudah seharusnya berdiri sendiri (merdeka). Hari ini, kami datang untuk menuntut bangsa Indonesia untuk segera melepas Papua. Kami tidak ingin lagi bergabung pada sebuah negara yang rasis. Lebih baik kami merdeka," seru seorang orator saat aksi masyarakat Papua berlangsung di depan gedung Kemendagri.

Aksi tersebut dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Metro Gambir Kompol Kadek Budiarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Khusus untuk aksi ini, kami menerjunkan 1 satuan setingkat peleton (SSK) dari Brimob, 1 SSK dari Samapta, dan sejumlah personel dari Polsek Metro Gambir dan Polres Metro Jakarta Pusat," ujar Kadek. (ren)


Baca juga: Bantu Buron Djoko Tjandra Bikin E-KTP, Lurah Grogol Selatan Dicopot

Presiden Rusia Vladimir Putin

Putin Bantah Tuduhan Rusia di Balik Sejumlah Demo di Negara Eropa

Presiden Rusia Vladimir Putin membantah tuduhan bahwa Moskow memprovokasi dan di balik gelombang demonstrasi besar-besaran di sejumlah negara-negara Eropa

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut