KPK Tahan Direktur JECO Group Hong Artha

Gedung KPK
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA - Komisi Pemberantasan Korupsi langsung melakukan penahanan terhadap Direktur PT. Sharleen Raya (JECO Group), Hong Arta John Alfred, usai menjalani pemeriksaan.

img_title Usai Geledah Dinas Perdagangan dan BKAD Kota Madiun, KPK Sita Sejumlah Dokumen

Dia ditahan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji terkait pelaksanaan pekerjaan proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Ketua KPK Tegaskan Korupsi Dana COVID-19 Akan Dihukum Mati

img_title Dewas KPK Bakal Umumkan Hasil Pemeriksaan Penyidik yang Diduga Enggan Panggil Bobby

Hong Artha ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak 27 Juli 2020 sampai dengan 15 Agustus 2020 di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK di Gedung Merah Putih.

"Sebelum dilakukan penahanan, tersangka HA sudah menjalani protokol kesehatan dalam rangka mitigasi penyebaran wabah COVID-19," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli, Senin, 27 Juli 2020.

img_title Strategi ‘Double Deal’ Bisa Bikin Properti Jadi Mesin Uang

Hong Artha merupakan tersangka ke-12 dalam kasus ini. Sebelumnya, KPK telah menetapkan 11 orang lain sebagai tersangka terkait pelaksanaan pekerjaan dalam program pembangunan infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun anggaran 2016.

Ia memberikan suap kepada Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary senilai Rp10,6 miliar dan juga memberikan suap kepada mantan anggota DPR RI 2014-2019 dari Fraksi PDIP Damayanti Wisnu Putranti sebesar Rp1 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kasus itu, Amran telah divonis 6 tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider 4 bulan kurungan karena menerima Rp2,6 miliar, Rp15,525 miliar, dan 202.816 dolar Singapura.

Selain itu, Damayanti juga telah divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan karena terbukti menerima 278.700 dolar Singapura dan Rp1 miliar.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Usai Bertemu Wagub Rano Karno

DPRD Malut Desak Sherly Evaluasi Anak Buahnya soal Anggaran Proyek: Tumbuhnya Harus Terasa

Anggota DPRD Malukut Utara (Malut), Iswanto desak Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda evaluasi besar-besaran anak buahnya soal anggaran. Hal itu diucap

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut