Identitas Buronan Akan Dimasukkan Data Kependudukan agar Mudah Dilacak

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Sumber :
  • Reza Fajri

VIVA – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, berharap kejaksaan, kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa memanfaatkan Data Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk melacak dan menangkap orang-orang yang tercatat dalam daftar pencarian orang alias buronan.

img_title Imigrasi Deportasi Warga Tiongkok Buronan Kasus Pencucian Uang

Pemerintah berharap kasus Djoko Tjandra alias Joko Tjandra yang dengan cukup mudah mengurus dokumen kependudukan padahal dia berstatus buronan tidak terulang di masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data kependudukan yang dimiliki Kementerian Dalam Negeri merupakan data terintegrasi yang mencakup seluruh data penduduk Indonesia. Jika data itu diselaraskan dengan data buronan kejahatan diharapkan dapat mempermudah kerja aparat untuk melacak mereka.

img_title Bahasa Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera hingga Bantuan Daerah, Ini hasil Pertemuan Tito-Suahasil

“Sebab Dukcapil itu semua dalam satu sistem: begitu ada masukan data DPO, maka akan menjadi alert system (sistem peringatan) sehingga para buron tersebut tak dibuatkan dokumen kependudukannya sebelum memenuhi tuntutan hukum,” kata Tito di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2020.

Baca: Polri Klaim Polisi AS Minta Barter Dua Buronan Indonesia dengan Marcus

img_title Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Targetkan Realisasi Kegiatan Tahun 2026 Tuntas

Dengan adanya kerja sama pemanfaatan data bersama itu, Dinas Dukcapil di seluruh Indonesia bisa membantu polisi dan jaksa mengejar para buronan saat mereka mengurus administrasi seperti e-KTP. Petugas Dinas Dukcapil dapat menghubungi aparat penegak hukum agar menangkap buronan itu.

Menurut Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, lembaganya akan mendapatkan input data daftar buronan dari Kejaksaan Agung. Kementerian kemudian memasukkannya dalam pangkalan data Kependudukan dan Catatan Sipil.

Dengan adanya data buronan dari Kejaksaan Agung maka semua Dinas Dukcapil di seluruh Indonesia akan mengetahui dan membantu kejaksaan dan kepolisian dalam penegakan hukum.

Mempercepat kerja

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tito Karnavian mengakui, terutama saat menjadi polisi hingga menjabat kepala Polri, data Dukcapil sangat membantu polisi dalam mengungkap kasus kriminal. Soalnya data Dukcapil sudah sangat lengkap, meliputi sidik jari hingga retina mata. Maka dengan data dan teknologi yang makin baik, pelacakan pelaku kejahatan akan kian mudah.

"Demikian juga dengan Kejagung, khususnya untuk kasus-kasus tipikor (tindak pidana korupsi), dalam teknik interogasi, pemeriksaan, dan lainnya, data Dukcapil sangat bermanfaat mempercepat kerja kita," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut