Bawaslu: Petahana yang Ikut Pilkada Harus Cuti 71 Hari

Ketua Bawaslu RI, Abhan Misbah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

VIVA – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengungkapkan, saat ini ada 224 kepala daerah yang akan menjadi lncumbent dan kembali mencalonkan diri pada Pilkada serentak 2020. Dimana Pilkada serentak tahun ini akan digelar di 270 daerah.

img_title Italia Jadi Negara Pertama yang Izinkan Pekerja Cuti 3 Hari demi Rawat Hewan Peliharaan

"Kita lihat pasca 23 September, setelah pencalonan apakah betul semua maju,” kata Abhan dalam diskusi webinar bertema ‘Menjaga Netralitas ASN di Pilkada 2020’, Senin, 10 Agustus 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Pilkada 2020, Ini 5 Temuan Aneh Bawaslu soal Pemutakhiran Data Pemilih

img_title Menaker Pastikan Hak Gaji dan Cuti Pekerja Tetap Terpenuhi Meski Kebijakan WFH Diterapkan

Karena itu, Abhan mengingatkan para petahana yang nanti diputuskan oleh KPU boleh maju dalam Pilkada serentak, untuk segera mengajukan cuti ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena diperlukan pelaksana tugas daerah selama ia bertarung di Pilkada.

“Petahana harus cuti di luar tanggungan negara. Artinya selama 71 hari dalam masa kampanye ini dia harus cuti," ujarnya.

img_title Tetapkan WFA saat Lebaran, Pemerintah Imbau Perusahaan Tak Potong Jatah Cuti Tahunan Pegawai

Dengan mengacu pada undang-undang dan PKPU, serta tahapan Pilkada maka para petahana harus mulai cuti dari 26 September hingga 5 Desember 2020.

Ia mengungkapkan, majunya petahana dalam Pilkada serentak mempunyai potensi abuse of power. Hal tersebut bisa berdampak pada netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).  “Abuse of power petahana karena punya akses lebih," ujarnya.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo

Menteri PU Bantah Ada Pegawai yang Meninggal Imbas Izin Cuti Tak Disetujui: Superhoaks!

Dody membantah kabar yang beredar di media sosial bahwa seorang aparatur sipil negara (ASN) Kementerian PU meninggal dunia karena izin cutinya tidak disetujui dirinya.

img_title
VIVA.co.id
24 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut