Pemkot Tangerang Semprot Gedung Perkantoran Secara Massal

Pemkot Tangerang menyemprot perkantoran dengan disinfektan.
Sumber :
  • VIVAnews/ Sherly.

VIVA - Pemerintah Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan secara massal pada seluruh gedung perkantoran di wilayah Kota Tangerang.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Hal itu dilakukan setelah perkantoran menjadi klaster baru dalam penyebaran COVID-19, serta sebagai upaya optimalisasi penanganan memutus mata rantai penularan virus mematikan itu dengan menerapkan protokol kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penyemprotan disinfektan dilakukan di titik-titik pusat keramaian terutama pusat perkantoran dan pusat perbelanjaan di lingkungan masyarakat," kata Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, Rabu, 12 Agustus 2020.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Baca juga: Pemerkosa Wanita di Bintaro Ditangkap Polisi, Ini Identitasnya

Dalam penyemprotan ini, pemerintah menerjunkan 164 personel dan 40 armada mobil tangki air yang berisi cairan disinfektan.

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

"Kita terjunkan 40 mobil tangki air yang berisi cairan disinfektan. Dan ini antisipasi kita untuk terus menekan angka COVID-19 baik untuk para pegawai di instansi atau swasta di wilayah Kota Tangerang," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat dan para pegawai perkantoran untuk selalu menggunakan masker sebagai langkah pencegahan penyebaran virus.

"Sebagai pelayan masyarakat kita juga harus tetap jaga diri, jaga imunitas, jaga jarak dan juga pakai masker. Jika masih ada masyarakat yang tidak menggunakan masker berikan saja sanksi disiplin," katanya. (ase)

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VIVA.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut