12 ABK MV Oasis V yang Telantar di UEA Sudah Tiga Bulan Tak Diupah

Ilustrasi pelabuhan.
Sumber :
  • VIVAnews/Raden Jihad Akbar

VIVA – Sebanyak 12 orang Anak Buah Kapal MV Oasis V yang diduga telantar di Uni Emirat Arab (UEA) disebut sudah tiga bulan tidak mendapatkan upah, dari perusahaan tempat mereka bekerja.

Taiwan Bantu Pulangkan 105 ABK WNI yang Terdampar di Lepas Pantai

Informasi yang dihimpun, 12 orang ABK tersebut, berasal dari berbagai daerah di Indonesia, sembilan orang di antaranya berasal dari Kabupaten Luwu.

Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak mengatakan, pihaknya saat ini, terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Arab, untuk proses pemulangan ABK asal Luwu.

Kemenhub Evakuasi Jenazah ABK WNI dari Kapal Berbendera China

"Sedang kita upayakan pemulangannya. Kami juga berkoordinasi dengan DPR-RI Dapil Luwu, untuk membantu komunikasikan dengan Kementerian terkait dan KBRI di Arab," kata Syukur Bijak, Rabu, 2 September 2020.

Baca juga: E-commerce Blanja.com Milik Telkom Resmi Ditutup

Dia menambahkan, informasi terbaru, 12 ABK tersebut sudah ditemui KBRI. Selain diupayakan proses pemulangannya ke Tanah Air, Syukur Bijak juga berharap, upah 12 orang ABK ini segera dibayarkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Berikut 9 orang ABK dari Luwu

1. Riki Saing, Luwu Utara
2. Kasri Bin Mannippi, Palopo
3. Irwan Umar, Luwu
4. Faesal Armi
5. Syarifuddin
6. Islamuddin Masdin
7. Gufran Musa
8. Akmal Syam
9.Ismail

Laporan: Haswadi, tvOne Luwu 

Tiga ABK WNI Ditelantarkan Kapal China, Kemlu RI Upayakan Pemulangan
Seorang bocah memegang pecahan rudal di lokasi serangan Houthi di Marib, Yaman.

Kemlu Sebut WNI yang Disandera Houthi di Yaman Dalam Kondisi Sehat

Seorang warga negara Indonesia yang disandera milisi Houthi di Yaman berada dalam kondisi sehat, kata PWNI Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha.

img_title
VIVA.co.id
12 Januari 2022