Prabowo Dapat Visa Amerika Serikat, Gerindra Lega dan Gembira

Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat meninjau lahan yang akan dijadikan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VIVA – Kementerian Pertahanan menyebutkan bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto akan berangkat ke Amerika Serikat untuk memenuhi undangan Menhan AS. Kemenhan juga memastikan bahwa Prabowo telah mendapat visa masuk Amerika Serikat (AS).

img_title Prabowo Beri Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games

Hal ini direspons positif oleh Partai Gerindra, yang merupakan partai besutan Prabowo Subianto. Dengan diperbolehkannya Prabowo masuk negeri Abang Sam diyakini akan berdampak bagus kepada kedua negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menyambut baik. Kami enggak mau berasumsi, tapi yang jelas pemberian visa itu menguntungkan kedua negara," kata Wakil Ketua Umun Bidang Hukum dan Advokasi Partai Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan, Jumat 9 Oktober 2020.

img_title Bahlil Sebut Prabowo Segera Resmikan Program Listrik Desa

Baca juga: Anggota DPR RI Soepriyatno Meninggal Dunia

Pemberian visa ini merupakan langkah yang bagus bagi mantan Danjen Kopassus tersebut. Hal ini menjadi pembuktian jika Prabowo tidak terkait dengan tuduhan pelanggaran HAM yang selama ini dialamatkan kepadanya. Sebelumnya selalu beredar isu bahwa Prabowo tak bisa masuk AS.

img_title Bahlil Sebut Pabrik Baterai CATL-Antam Segera Diresmikan

"Ya tentu bagus kalau benar begitu. Soal penghilangan paksa kan jelas putusan kasus tim Mawar sama sekali tidak menyebut nama pak Prabowo. Pak Prabowo clear dari kasus HAM apa pun. Selama ini tuduhan pelanggaran HAM lebih merupakan permainan politik dalam negeri," kata Habiburokhman lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Habiburokhman, saat ini jabatan Prabowo sebagai Menhan dapat berperan dalam diplomasi perdamaian. Karena itulah Anggota Komisi III DPR itu menyebut kehadiran Prabowo dibutuhkan termasuk oleh negara besar seperti Amerika.

"Di sisi lain sudah menjadi konvensi internasional bahwa jabatan Menhan itu mengemban tugas diplomasi dalam rangka menjaga perdamaian dunia. Tentu Pak Prabowo diperlukan kehadirannya ke negara-negara besar, seperti AS," ujarnya. (ren)

Jokowi dan Gibran.

Elektabilitas Gibran Melejit, Jokowi: Potret Pendapat Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi menanggapi hasil survei SMRC terkait melejitnya elektabilitas Wapres Gibran Rakabuming Raka.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut