Merapi Siaga, Ganjar Bakal Dirikan Pengungsian ala Jepang

Gunung Merapi di Jawa Tengah
Sumber :
  • VIVA/Fajar Sodiq

VIVA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal mencontoh Jepang untuk menyiapkan barak pengungsian setelah status Gunung Merapi ditingkatkan ke level III (siaga). Penataan barak pengungsian itu diperlukan karena kini masih dalam pandemi COVID-19.

img_title Selain Gunung Anak Krakatau, Aktivitas Semeru dan Merapi Perlu Diwaspadai

"Kenapa pengungsian menjadi penting karena selama pandemi ini mesti kita betul area pengungsian dan harus berjarak," kata Ganjar di Pasar Klitikan Notoharjo, Solo, Jumat, 6 November 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penataan pengungsian, menurut dia, mencontoh pengalaman Jepang yang mendirikan barak pengungsian di tengah pandemi COVID-19. Bahkan, sampel gambar penataan barak pengungsian di Jepang itu telah dikirim ke tiga kabupaten di Jawa Tengah, yakni Klaten, Boyolali dan Magelang.

img_title Kaesang Mau Nyaleg dari Dapil Puan Maharani di Pemilu 2029, Ini Kata Ganjar

Model pengungsian warga terdampak bencana alam di Jepang dinilai baik untuk mengurangi risiko penularan COVID-19 karena para pengungsi dikelompokkan berdasarkan keluarga dan tetap harus berjarak.

Ganjar mengungkapkan sejak status Gunung Merapi naik jadi siaga, pemerintah telah berkoordinasi dengan masing-masing pemangku wilayah yang daerahnya mencakup Gunung Merapi. Bahkan, mereka mengaku telah siaga untuk menangani barak pengungsian.

img_title Sultan HB X Mendadak Minta Warga Tak Mendaki Gunung Merapi, Ada Apa?

"Sampai dengan malam koordinasi terus teman-teman BPBD sudah siaga. Teman-teman Bupati Magelang, Boyolali dan Klaten juga sudah siaga," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerapan pengungsian dengan menjaga jarak itu, Ganjar pun mengaku tidak khawatir kapasitas gedung yang dijadikan barak pengungsian tidak cukup. Pasalnya, selain memanfaatkan gedung, nantinya barak pengungsian juga akan memakai gedung sekolah.

Baca: Status Gunung Merapi Siaga, 4 Kabupaten Berpotensi Terkena Dampak

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Edi Purwanto.

DPR Soroti Tata Ruang Ambigu: Wilayah Rawan Bencana Jangan Dijadikan Permukiman

Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto menilai konsistensi tata ruang wilayah menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan pemerintah cegah dampak bencana meluas.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut