Doni Monardo Pantau Kondisi Terkini Gunung Merapi
- BNPB.
VIVA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, mengunjungi Kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaa Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Kamis, 19 November 2020. Dalam kunjungannya ini, Doni memantau langsung situasi Gunung Merapi terkini dari Kantor BPPTKG Yogyakarta.
Doni menerangkan BNPB sengaja datang ke BPPTKG Yogyakarta untuk mengetahui dan mendapatkan informasi terkini mengenai Gunung Merapi usai dinaikkan statusnya menjadi siaga atau level III pada 5 November 2020 yang lalu.
Baca juga: Update Gunung Merapi, Hari Ini Terdengar 2 Kali Suara Guguran
Doni menyebut jika BNPB ingin mengetahui tentang potensi dampak dari bencana Gunung Merapi. Doni menuturkan bahwa terkait data dan informasi yang dipunyai BPPTKG Yogyakarta dinilai sudah lengkap untuk kemudian dijadikan bahan pertimbangan pengambilan kebijakan selanjutnya.
Doni pun mengapresiasi kinerja, peran dan fungsi BPPTKG sebagai bagian dari tim intelijen BNPB dalam kaitannya penyelidikan dan pengembangan teknologi bencana geologi.
“Ini yang perlu kita ketahui. BPPTKG ini adalah tim intelijen kami. Jadi dalam kebencanaan kita juga butuh intelijen informasi,” kata Doni.
Doni menyampaikan jika hasil dari informasi dari tim BPPTKG, PVMBG dan Badan Geologi kemudian dapat diteruskan ke pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, TNI/Polri serta sejumlah instansi terkait termasuk para relawan bencana alam.
Doni menilai jika dari data dan informasi yang didapatkan dari BPPTKG, maka seluruh komponen tersebut akan fokus ke wilayah yang berpotensi terdampak, sesuai dengan skala prioritas.
Doni menambahkan bahwa melalui pengolahan data dan informasi yang akurat, maka pemerintah dapat segera mengambil langkah cepat untuk upaya mitigasi maupun penanganan darurat bencana.
“Dengan demikian langkah-langkah kita harus mengarah kepada aspek prioritas. Mudah-mudahan kita mendapatkan informasi yang cukup, yang banyak dan saya yakin semakin hari canggih peralatan yang kita miliki dan semakin akurat predikis-prediksi yang disampaikan," kata Doni.
Sementara itu, Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono menyampaikan dari hasil kajian sementara ditambah pengamatan secara visual menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Merapi pada tahun 2020 diprediksi memiliki kesamaan dengan erupsi 2006 silam.