Rektor Terpilih USU Dihukum karena Kasus Autoplagiasi

Wakil Rektor III USU Mahyuddin K. M. Nasution
Wakil Rektor III USU Mahyuddin K. M. Nasution
Sumber :
  • VIVA/Putra Nasution

VIVA – Rektor terpilih Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan, Muryanto Amin, dinyatakan terbukti melanggar norma etika akademik/etika keilmuan dan moral civitas academica dalam kasus plagiarisme berbentuk self-plagiarism.

Penetapan sanksi itu tertuang dalam Surat keputusan Rektor USU dan ditandatangani sang rektor Prof. Runtung Sitepu, Kamis, 14 Januari 2021. Berikut petikan surat keputusan sanksi kepada Muryanto, yang kini menjabat Dekan FISIP USU.

Menetapkan: Keputusan Rektor USU tentang sanksi kasus Plagiarisme.

Kesatu: menyatakan bahwa Muryanto Aimin, telah terbukti secara sah dan meyakinkan dengan sengaja dan berulang melakukan perbuatan plagiarisme dalam bentuk self-plagiarism atau autoplagiasi (plagiasi karya sendiri).

Kedua: menyatakan Muryanto Amin telah terbukti melanggar etika keilmuan dan moral sivitas akademik.

Ketiga: menghukum Muryanto Amin, penundaan kenaikan pangkat dan golongan selama 1 tahun terhitung sejak tanggal keputusan ini dikeluarkan. 

Keempat: Muryanto juga dihukum untuk mengembalikan insentif yang telah diterimanya atas terbitnya artikel berjudul “A New Patronage Networks of Pemuda Pancasila in Governor Election of North Sumatra”, yang dipublikasikan pada jurnal Man in India yang terbit pada September 2017, kepada Kas Universitas Sumatera Utara.