Jokowi Akan Ajukan Revisi UU ITE

Presiden Joko Widodo
Sumber :
  • Repro video.

VIVA – Presiden Joko Widodo akan menginisiasi untuk melakukan revisi terhadap UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yakni UU Nomor 19 Tahun 2016.

img_title Prabowo Sampaikan Ucapan Spesial untuk Ulang Tahun ke-65 Jokowi, Diunggah Langsung Lewat Instagram

Itu disampaikan Presiden Jokowi, dalam rapat pimpinan TNI-Polri tahun 2021 di Istana Negara, Senin 15 Februari 2021. Dalam keterangan yang disampaikan Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, Kepala Negara akan mengajukan revisi jika memang UU tersebut tidak memberi rasa keadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau UU ITE tidak bisa memberikan rasa keadilan, ya saya akan meminta kepada DPR untuk bersama-sama merevisi Undang-Undang ITE ini karena di sinilah hulunya. Terutama menghapus pasal-pasal karet yang penafsirannya bisa berbeda-beda yang mudah diinterpretasikan secara sepihak," kata Presiden Jokowi.

img_title MK Tolak Permohonan Roy Suryo Cs Terkait Uji KUHP-UU ITE

Baca juga: Sejumlah Tenaga Kesehatan di Aceh Pingsan Usai Divaksin

Hal senada diperjalas oleh Menkopolhukam Mahfud MD, dalam program HUT tvOne ke-13. Ia menjelaskan, Presiden sudah meminta agar revisi diajukan ke DPR, dan pemerintah mengambil inisiatif untuk merevisinya.

img_title Fakta-fakta dan Kronologi Kasus Bibi Kelinci Kemang: Awalnya Lapor Pencurian, Kini Pemilik Ikut Jadi Tersangka

"Pemerintah akan mengambil inisiatif untuk revisi terhadap UU ITE," kata Mahfud.

Dia menjelaskan, masalah ketakutan masyarakat mengkritik pemerintah lantaran diserang buzzer, juga dialami oleh pemerintah. Presiden hingga para menteri, katanya, langsung diserang. Tidak hanya dari pihak-pihak yang mengkritik pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, jika di UU tersebut tidak memberi keadilan, perlu untuk direvisi. Mengenai revisi UU ITE, jelas Mahfud, ada dua point yang harus tetap dipertahankan. 

"Yang penting panggung digital jangan diganggu karena itu trend masa depan kehidupan. Kedua, demokrasi dan hukum jangan dirusak," katanya.

Aksi terkait kasus Babeh Aldo

Langkah Polda Kalsel Tersangkakan dan Tahan Babeh Aldo Dikecam

Penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel tak menghentikan perkara yang melaporkan Babeh Aldo dengan jeratan UU ITE. Hal ini menjadi polemik dan dipersoalkan.

img_title
VIVA.co.id
23 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut