Kebakaran di Jambi, Satu Keluarga Tewas

Kebakaran di Jambi.
Sumber :
  • Syarifuddin Nasution/ VIVA.

VIVA – Satu keluarga Warga Desa Baru, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi bernasib malang. Mereka tewas saat warung dan rumah terbakar Senin malam. 

img_title Gugatan Warga Korban Karhutla Ditolak MK, Ini Alasan Hakim

Informasi dihimpun VIVA, satu keluarga yang jadi korban adalah suami istri dan seorang anak. Kejadian itu pun sempat menghebohkan masyarakat Kecamatan Air Hitam, karena rumah yang berdampingan langsung dengan warung diketahui jualan BBM, tabung gas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak, galon berisi minyak itu seketika meledak hingga membakar rumah korban. Sementara itu, warga yang sempat melihat peristiwa itu, tidak mampu menolong korban karena api sangat cepat membesar.

img_title Buang Puntung Rokok Sebabkan Kebakaran TPA Supit Urang Malang, Lansia 71 Tahun Jadi Tersangka

Baca juga: Penyuap Rizal Djalil Dituntut KPK 2 Tahun Penjara

Camat Air Hitam, Bustra Desman saat dikonfirmasi membenarkan ada kebakaran diwilayahnya dan menewaskan tiga orang satu keluarga didalam rumah. 

img_title Heboh! Cuma karena Beda Pilihan di Pilkades, Makam 41 Tahun di Bekasi Sampai Dipindahkan

"Ya benar ada, korbannya tiga orang tewas terbakar bernama Lukman Alhadat (28), Nurkalima (25) merupakan suami istri. Dan anak kandungnya satu orang bernama Azkha Rafasa (3)," ujarnya Selasa, 16 Februari 2021. 

Bustra menceritakan, awal sebelum kebakaran, saat itu warga Desa Baru sebanyak dua orang duduk di depan rumah yang berseberangan langsung depan rumah korban. Namun saat asik duduk, mereka melihat korban Lukman Alhadat keluar dari warung dalam kondisi kaki terbakar seraya minta tolong ke warga. 

Setelah itu masuk lagi ke dalam rumah untuk menolong istri dan anak karena minta tolong akibat terjebak api di dalam. Namun, saat menolong istri dan anak, Lukman ikut juga terbakar. Warga yang mau menolong tidak mampu menolong, karena sesaat kemudian terdengar suara ledakan di dalam warung dan rumah korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut keterangan saksi warga dua orang, awalnya mau menolong korban namun karena adanya suara ledakan sampai membakar warung dan rumah dengan cepat. Sehingga warga tidak mampu menolong karena takut mendengar suara ledakan di dalam rumah korban,"jelasnya 

Tidak sampai disitu, saat warung dan rumah korban terbakar, dua orang saksi pun teriak minta tolong kepada warga Desa Baru. Seraya minta pertolongan kepihak kepolisian dan pemadam kebakaran agar rumah korban cepat dipadamkan. Warga pun beramai-ramai memadamkan api dengan air seadanya namun api terus semakin membesar. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut