Jenderal Listyo Ingatkan Intel Polri soal Teori Sun Tzu

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka rakernis Baintelkam Polri
Sumber :
  • dok Polri

VIVA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri, Rabu, 17 Maret. Kegiatan itu dilakukan sesuai dengan standar protokol kesehatan. 

img_title Ada Demo Hari Ini, Polri Beri Peringatan Tegas soal Provokasi

Rakernis Banitelkam tahun ini mengusung tema 'Intelijen Keamanan Polri Siap Mewujudkan Transformasi Polri yang Presisi Guna Mendukung Peningkatan Kerja Pemeliharaan Kamtibmas Dalam Rangka Menjaga Keamanan Dalam Negeri'. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam arahannya, Sigit menekankan pentingnya peran jajaran Baintelkam Polri dalam mengimplementasikan gagasan Polri Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan. 

img_title Kapolri Suyudi Beberkan Langkah Polri Dukung Asta Cita, Penegakan Hukum Berkeadilan hingga Pelayanan Humanis

"Dalam Presisi dimulai dari Prediktif terutama di fungsi intelijen di kemampuan yang memprediksi kegiatan yang akan datang, menganalisa dan difungsikan ke fungsi lain," kata Sigit di hadapan peserta Rakernis Baintelkam Polri. 

Dengan memiliki kemampuan Prediktif di setiap kegiatan, maka hal itu akan sangat membantu untuk unit lainnya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

img_title Korlantas Polri: Operasi Patuh 2026 Bukan Perbanyak Tilang, tapi Buat Masyarakat Patuh Berlalu Lintas

Terkait prediksi dan kemampuan membaca situasi, Sigit pun mengutip pemikiran dari Filsif sekaligus ahli seni perang Sun Tzu. 

"Mengambil teori Sun Tzu di The Art of War, harus mampu mengenali kemampuan organisasi serta lingkungan strategi menjawab tantangan ke depan," ujar Sigit. 

Mantan Kabareskrim Polri itu menekankan, intelijen keamanan terkait mampu mengelola keamanan dalam negeri, tentunya harus tahu perkembangan lingkungan strategi global, regional dan nasional yang berimplikasi terhadap keamanan dalam negeri. 

Dia mencontohkan, ketika pelaksanaan Pilkada Amerika Serikat yang berimplikasi di Timur Tengah dah berdampak ke Indonesia. "Perang dagang Amerika dengan China mempengaruhi perekonomian dan politik di dalam negeri," tutur mantan Kapolda Banten ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Sigit juga meminta agar pelayanan kepolisian harus berorientasi pada kemudahan masyarakat seperti penerbitan SKCK. Hal itu harus dilakukan dengan mudah cepat dan terukur berbasis teknologi.

Baca juga: Kapolri Pinjam Tangan Ulama Jaga Keamanan dan Bangun Bangsa

Anggota polisi lalu lintas (polantas)

Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga jadi sarana untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut