Terduga Teroris Husein Cari Uang dengan Jual Beli Motor

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus
Sumber :
  • VIVAnews / Foe Peace

VIVA – Terduga teroris HH alias Husein Hasny (HH) yang dicokok di showroom motor, Jalan Raya Condet Nomor 1, Kramat Jati Jakarta Timur sehari-harinya mencari uang dengan cara jual-beli kendaraan roda dua. 

img_title Kasus Roti Gluten Free Bake n Grind Memanas, Kini Ada 3 Laporan Polisi dan 16 Saksi Diperiksa

"Saudara HH ini kerjanya setiap hari adalah jual-beli kendaraan bermotor," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu, 31 Maret 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Yusri tak merinci kepemilikan showroom itu apakah milik Husein atau milik pihak pertama yang dikontrak olehnya. Dalam penangkapan Senin 29 Maret 2021 lalu, istri Husein juga sempat diamankan. Tapi, pada akhirnya yang bersangkutan dibebaskan. Hal itu lantaran dia hanya berstatus saksi.

img_title Polisi Bongkar Gudang Sisik Trenggiling 320 Kg di Bekasi, Pengiriman Disamarkan sebagai Ikan Asin

"Statusnya saksi, sudah dipulangkan," kata dia.

Empat terduga teroris diamankan dalam penggerebekan di Bekasi, Jawa Barat dan Condet, Jakarta Timur. Tiga orang berinisial ZA (37), BS (43) dan AJ (46) ditangkap di Bekasi.

img_title Awal Mula Cerita Polisi Tewas Ditembak Polisi di Pondok Cabe, Kuasa Hukum: Tak Mungkin 1 Orang

Sementara, HH alias Husein Hasny yang disebut polisi merupakan eks Wakil Ketua Bidang Jihad Front Pembela Islam (56) ditangkap di Condet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menyebut Husein punya peran penting. Dia jadi donatur perakitan bom untuk tiga terduga teroris lain yang dicokok di Bekasi.

Baca juga: Polisi Temukan 12 Bom Siap Ledak di Bekasi dan Condet

Ilustrasi truk di jalan basah

Polda Metro Bongkar Pengiriman 54 Ton Galena di Jakut, Dokumen Kontainer Malah Tertulis Kemiri

Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penyelundupan 54 ton batu hitam dari Gorontalo di Jakarta Utara. Dokumen kontainer tertulis kemiri, lima orang ditangkap.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut