Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas ke Barat Daya

Gunung merapi mengeluarkan awan panas guguran dan guguran lava.
Sumber :
  • Twitter BPPTKG

VIVA – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah tiga kali meluncurkan awan panas dan delapan kali melontarkan lava pijar ke arah barat daya, pada Senin, 3 Mei 2021, dari pukul 00.00 sampai dengan 06.00 WIB.

img_title Menhan Sjafrie Tak Gentar Hadapi Perlawanan, Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan Tetap Jalan!

Menurut keterangan tertulis Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, Merapi meluncurkan awan panas guguran selama 141 detik pada pukul 00.52 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya," kata Hanik mengenai awan panas guguran pertama yang tercatat di seismogram beramplitudo 38 mm.

img_title Geger Penembakan di Deli Serdang! Korban Tewas, Pelaku Malah Kecelakaan Saat Kabur

Pada pukul 03.45 WIB, Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran beramplitudo 36 mm selama 144 detik. Awan panas guguran itu meluncur ke arah barat daya sejauh 1,8 kilometer.

Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran yang ketiga selama 133 detik pada pukul 04.30 WIB. Awan panas guguran dengan amplitudo 50 mm itu juga meluncur ke arah barat daya sejauh 1,8 kilometer.

img_title Di Tengah Kabut Asap Karhutla, Polisi di Kalteng Tetap Gelar Operasi Patuh Telabang

Selama periode pengamatan Senin pukul 00.00 sampai dengan 06.00 WIB, Gunung Merapi terpantau delapan kali melontarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya.

Gunung api itu selama periode pengamatan juga mengalami tiga kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 36-50 mm selama 133-144 detik dan 34 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-19 mm selama 13-113 detik.

Selain itu, Merapi terpantau mengalami dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-5 selama 17-18 detik, empat kali gempa fase banyak dengan amplitudo tiga mm selama 7-9 detik, dan satu kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 36 mm selama 17 detik.

Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Apabila gunung api itu meletus, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. (Antara)
 

Mantan Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Utara, SL ditahan penyidik Polda dalam dugaan kasus korupsi dana publikasi media

Eks Kadis Kominfo Sulut dan Mantan Pejabatnya Ditahan, Terseret Kasus Korupsi Dana Publikasi Media

Polda Sulawesi Utara menahan dua mantan pejabat Dinas Kominfo Sulut berinisial SL dan CI. Mereka jadi tersangka kasus dugaan korupsi dana publikasi media.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut