Sidang Isbat Digelar Sore Ini, Begini Asal-Usulnya
- VIVA.co.id/ Anwar Sadat
BHR memiliki tugas untuk melakukan pengkajian, penelitian dan pengembangan hal-hal yang berkaitan dengan hisab-rukyat dan pelaksanaan ibadah (arah kiblat, waktu shalat, awal bulan, waktu gerhana bulan dan matahari). Semenjak terbentuknya, BHR telah mengalami perkembangan dan penyempurnaan dalam menentukan kriteria awal bulan Qomariyah.
Pada masa awal kemerdekaan kriteria awal bulan mengikuti pedoman wujudu hilal. Kemudian pada masa Orde Baru menggunakan imkanu rukyat dengan kriteria tinggi hilal di atas 2 derajad, jarak hilal-matahari minimal 3 derajad dan umur bulan sejak ijtimak 8 jam.
Pada tahun 1974 kriteria awal bulan tersebut diterima di tingkat regional dalam forum MABIMS (Menteri-Menteri Agama Brunei Darusalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Keberadaan BHR menuai pro dan kontra di jajaran pemerintah sendiri. Pada masa Presiden Abdurrahman Wahid, BHR diwacanakan akan dibubarkan atau dihapuskan. Selama terbentuknya BHR tidak dapat memberikan pengaruh yang kuat untuk menyatukan penentuan awal bulan di Indonesia.
Pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono BHR kembali difungsikan dan berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan penyeragaman kalender hijriyah di Indonesia. Di era SBY sidang itsbat disiarkan secara langsung melalui televisi, sehingga masyarakat dapat mengetahui serangkaian acara penetapan tanggal 1 Ramadhan dan Syawal yang dilakukan oleh pemerintah.
Pemerintah yang diwakili Kementerian Agama memiliki otoritas dan wewenang dalam
menetapkan awal puasa dan hari raya dengan mengadakan sidang itsbat setiap tahunya.
Keputusan yang diambil selalu mengutamakan persatuan agar tercapai keseragaman di
masyarakat. Dalam sidang itsbat, pemerintah perlu lebih mengkomunikasikan kriteria yang ditetapkan agar dapat menyeragamkan dengan ormas Islam
yang ada di Indonesia.
Hal ini sangat mungkin dapat dilakukan, karena kriteria yang ditetapkan masing-masing ormas Islam pun mengalami perkembangan yang sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.