Majelis Hakim Curiga Makelar Perkara di Sidang Bansos

Eks Mensos Juliari Batubara dalam persidangan
Sumber :
  • ANTARA FOTO

VIVA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengendus adanya upaya pemerasan dengan 'menjual' nama hakim dalam perkara korupsi Bansos dengan terdakwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara.

img_title Eva Stevany Rataba Masuk Desil 4, Segini Gaji dan Tunjangannya

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis sesaat setelah membuka sidang lanjutan Juliari dengan agenda pemeriksaan saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami juga mendapatkan informasi bahwa ada pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan majelis hakim meminta sesuatu ke tim penasehat hukum saudara," kata Hakim Damis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 31 Mei 2021.

img_title Perkuat Penyaluran Bansos, Pemerintah Buatkan Rekening BRI dan BSI Buat Seluruh Rakyat RI

Hakim Damis pun mewanti-wanti tim penasihat hukum Juliari untuk tidak berkomunikasi dengan pihak-pihak yang mengatasnamakan hakim.

"Karena pemintaan yang seperti itu adalah makelar perkara. Saya ingatkan sekali lagi bahwa tidak ada dalam kamus majelis ini meminta-minta sesuatu dari pihak-pihak yang berperkara," kata Hakim Damis.

img_title Legislator Nasdem Eva Stevany Rataba soal Masuk Desil 4: Saya Sendiri Heran

Dalam persidangan, JPU KPK menghadirkan tiga orang saksi. Kedua saksi yakni mantan pejabat pembuat komitmen Kemensos Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso, srrta broker bansos, Agustri Yogasmara.

Dalam kasus ini, mantan Mensos Juliari Peter Batubara didakwa menerima suap senilai Rp 32,48 miliar terkait pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan pandemi COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun anggaran 2020.

Juliari dinilai memotong Rp10 ribu dari setiap paket pengadaan bansos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun uang itu diterima Juliari melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso yakni. Penerimaan uang itu berasal dari konsultan Hukum Harry Van Sidabukke sejumlah Rp 1,28 miliar.

Kemudian dari Presiden Direktur PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja, sejumlah Rp1,95 miliar, serta sebesar Rp 29 miliar berasal dari para pengusaha penyedia barang lainnya.
 

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan

Cegah Dana Bansos Digunakan Penerima buat Judi Online, Luhut Bakal Pakai Cara Ini

Luhut yang juga merupakan Ketua Komite Percepatan Digitalisasi Bantuan Perlinsos itu, bahkan mempertimbangkan untuk menggunakan skema kupon di penyaluran bansos tersebut.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut