Transgender Bisa Dapat E-KTP, Begini Syarat-syaratnya

Pendataan dan pembuatan KTP elektronik
Pendataan dan pembuatan KTP elektronik
Sumber :
  • ANTARA FOTO/R. Rekotomo

VIVA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil memberi syarat bagi kelompok transgender membuat kartu identitas kependudukan. Syaratnya bagi kelompok ini tetap dicantumkan dua jenis kelamin yang tertera di E-KTP yakni laki-laki atau perempuan.

Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakhrullah menegaskan tidak ada jenis kelamin waria atau transgender di dalam kolom jenis kelamin E-KTP maupun KK.

Mereka kelompok transgender diminta tetap menggunakan nama asli saat menulis data kependudukan.

"Saya minta teman-teman transgender mengisi datanya secara jujur. Namanya harus nama asli jangan diubah. Nama bapak dan ibu jangan diubah. Jangan menghilangkan atau mengganti nama bapak dan ibu karena bisa menghilangkan nasab," kata Zudan dalam keterangannya, Kamis 3 Juni 2021.

Pemberian kartu identitas bagi transgender kata pria yang akrab disapa Prof Zudan ini demi memastikan setiap warga negara memiliki hak yang sama atau kesetaraan. Pemerintah juga menjamin tidak terjadinya diskriminasi.

Kata dia melalui identitas yang dipegang, kelompok transgender bisa mengikuti berbagai program pemerintah dan memenuhi berbagai syarat.

"Dengan memiliki KK dan KTP-el maka kaum transgender akan mudah mendapatkan pelayanan publik seperti BPJS, SIM, bantuan sosial, membuka rekening bank dan lain-lain," ujar dia.