Muncul Kode '1 Meter' untuk Samarkan Uang Skandal Bansos COVID-19

Sidang kasus suap dana bansos (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA

VIVA – Tim Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya penggunaan kode dalam praktik dugaan suap pengadaan bantuan sosial (Bansos) COVID-19. Kode yang terungkap itu yakni '1 meter' dan '90 centimeter'.

img_title Jelang Nataru, Mendagri Tito Dorong Penyaluran Bansos dan Operasi Pasar untuk Dongkrak Daya Beli

Kode itu terungkap saat jaksa KPK mengonfirmasi saksi Direktur PT Restu Sinergi Pratama, Dino Aprilianto dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait pengadaan bansos COVID-19, pada hari ini, Selasa, 8 Juni 2021. Jaksa mengonfirmasi soal munculnya bahasa '1 meter' dan '90 centimeter' dalam percakapan Dino dengan terdakwa Matheus Joko Santoso.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi disebutkan ada 90 centimeter dan 1 meter, apa itu?” tanya jaksa KPK kepada Dino Aprilianto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021.

img_title Airlangga sebut Tidak Ada Rencana Pemerintah Bagi Hp Gratis ke Masyarakat

Dino mengatakan, percakapan tersebut merupakan pembahasan berkaitan permintaan uang oleh PPK Kemensos, Matheus Joko Santoso yang sudah juga menjadi terdakwa dalam perkara ini. Dino menduga kode yang dibahasakan oleh Matheus Joko itu berkaitan dengan dolar Singapura.

"Jadi, ada permintaan yang setengah lagi dalam bentuk Singapore dolar. Tapi saya enggak ngerti, itu saya coret-coret. (90 cm dan 1 meter itu maksudnya) dolar (Singapura) mungkin ya," kata Dino.

img_title Bansos Bakal Lewat Transfer Uang Tunai, Tak Lagi Barang

Dino mengakui perusahaannya mendapat jatah kuota untuk menyediakan 50 ribu paket bansos untuk tahap 6 dan 11. Awalnya, Dino mengaku  dijanjikan Matheus Joko untuk mendapat jatah 100 ribu paket.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, baru mendapat jatah 50 ribu paket, Dino sudah diminta menyerahkan uang oleh Matheus Joko sejumlah Rp1,050 miliar. Uang itu kemudian diserahkan Dino kepada Matheus Joko secara bertahap. Awalnya, Dino menyerahkan sebesar Rp650 juta. Kemudian, dia menyerahkan kembali Rp400 juta dalam bentuk dolar Singapura.

"Seingat saya pak Joko minta dalam bentuk Singapore dolar untuk sisanya," imbuhnya.

Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Yessi Arnaz Ferari

Jangan Sampai Jadi Korban Penipuan! Ini Web dan Media Sosial Resmi Pantau Informasi Bansos Digital

Masyarakat Indonesia diminta bisa mengenali situs website resmi dan media sosial untuk mendaftarkan diri atau mendapatkan informasi ke layanan bansos digital

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut