Terkena Jebakan Tikus di Sawah, Samijan Tewas

Ilustrasi petani memperlihatkan tikus dan jebakan tikus
Sumber :
  • ANTARA/Siswowidodo

VIVA – Kepolisian Resor (Polres) Madiun menangani kasus jebakan tikus beraliran listrik yang menyebabkan kematian warga di wilayah itu.

img_title Gegara Kalah Taruhan Domino, Dua Kakak Beradik Bacok Teman hingga Tewas di Aceh Barat Daya

Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan korban meninggal dalam kasus tersebut adalah Samijan, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ditemukan di sawah, korban meninggal dengan ciri-ciri, seperti tersengat listrik. Kemudian pihak keluarga korban melaporkan ke Polsek Balerejo," ujar AKBP Jury dalam konferensi pers di Mapolres Madiun, Minggu.

img_title Polres Bangka Barat Beri Peringatan Terakhir ke Penambang Timah Ilegal, 140 Ponton Bakal Disita!

Menurut dia, terlapor dalam kasus tersebut adalah Suyanto, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerej, yang merupakan pemilik sawah. Modus operandi dari kasus tersebut adalah pelaku memasang jebakan tikus yang dialiri arus listrik di sawah miliknya guna menanggulangi hama tikus.

Saat kejadian, pelaku bermaksud hendak mematikan arus listrik yang tersambung pada jebakan tikus yang dibuatnya sendiri di sawahnya. Kemudian, pelaku melihat korban sudah dalam kondisi tengkurap di area sawahnya persisnya mengenai kawat pada jebakan tikus yang dibuat pelaku.

img_title Baru Sehari Ditahan, Eks Bupati Gowa Minta Penangguhan karena Maag Akut

Pelaku lalu mengangkat korban ke tepi sawah dengan maksud mengecek kondisi korban dan diketahui korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Pelaku kemudian meminta bantuan warga sekitar, selanjutnya korban dibawa ke rumah duka.

Melihat kondisi korban meninggal dengan ciri-ciri seperti tersengat listrik, kemudian pihak keluarga korban melaporkan ke Polsek Balerejo.

"Pelaku berikut barang bukti diamankan oleh petugas dan ditangani sesuai proses hukum yang berlaku," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 359 KUHP dan terancam hukuman pidana penjara paling lama lima tahun. (Ant)

Baca juga: Polisi Selidiki Oknum Aparat Belagu yang Aniaya Sopir Kontainer

Ilustrasi penganiayaan.(Sumber : istockphoto.com)

Advokat di Aceh Diduga Dikeroyok dan Diancam Golok, Pelaku Minta Uang Rp10 Juta

Seorang advokat bernama Cut Ernita diduga menjadi korban penganiayaan dan pemerasan oleh sejumlah orang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut