Pecah Rekor, 1665 Kasus Positif COVID-19 di DIY

Simulasi Penanganan Pasien COVID-19. Foto ilustrasi.
Sumber :
  • VIVA/ Fajar Sodiq

VIVA - Lonjakan pasien positif COVID-19 terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sepekan penerapan PPKM Darurat, jumlah pasien positif COVID-19 di DIY justru memecahkan rekor harian yaitu 1665 kasus dalam sehari.

img_title Ancaman Pandemi Baru Mengintai, Indonesia Mulai Uji Skenario Vaksin 100 Hari

Kepala Bagian Humas Pemda DIY, Ditya Nanaryo Aji, mengatakan pada Jumat, 9 Juli 2021, ada tambahan 1665 kasus positif COVID-19 di DIY. Tambahan 1665 kasus ini membuat total kasus di DIY menjadi 72.559 kasus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tambahan 1665 kasus dalam sehari ini menjadi rekor penambahan pasien positif COVID-19 di DIY sejak masa pandemi COVID-19.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

"Distribusi kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY adalah Kota Yogyakarta 620 kasus, Kabupaten Sleman 415 kasus, Kabupaten Bantul 283 kasus, Kabupaten Gunungkidul 249 kasus dan Kabupaten Kulon Progo 98 kasus," ujar Ditya dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: 4 Solusi Atasi COVID-19 dari Rizal Ramli

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Ditya menerangkan pada Jumat, 9 Juli 2021, kasus meninggal dunia ada 44 kasus. Sehingga total kasus meninggal dunia karena COVID-19 di DIY menjadi 1892 kasus.

"Rincian kasus meninggal di Kota Yogyakarta 9 kasus, Kabupaten Sleman 13 kasus, Kabupaten Gunungkidul 11 kasus, Kabupaten Bantul 6 kasus, dan Kabupaten Kulon Progo 5 kasus," kata Ditya.

Ditya menjabarkan bahwa untuk kasus sembuh ada 902 kasus pada Jumat 9 Juli 2021. Sehingga total sembuh pasien COVID-19 di DIY ada 54.221 kasus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara untuk data keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di DIY, kata Ditya, juga mengalami peningkatan. Ditya membeberkan BOR untuk non-kritikal atau isolasi yakni dari 1.333 bed yang ada terpakai 1.287 atau 96,55 persen. Sedangkan BOR kritikal atau ICU dari 140 bed terisi 113 atau 80,71 persen.

"Terjadi peningkatan BOR ICU maupun non-kritikal. ICU kemarin (8 Juli) dari 140 terpakai 112 atau 80 persen dan non-kritikal dari 1.333 terpakai 1.254 atau 94,07 persen," kata Ditya.

Ilustrasi virus Influenza.

Mengenal Influenza A yang Ramai Dibahas, Gejala dan Cara Mencegahnya

Kasus influenza A saat ini tengah ramai diperbincangkan di media social karena kasusnya disebut meningkat. Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut