Megawati Ajari Puan Salaman dengan Rakyat, Meski Menderita Lepra

Puan Maharani bersama ibunya, Megawati Soekarnoputri yang merupakan Ketua Umum PDIP saat apel kader partai tersebut.
Puan Maharani bersama ibunya, Megawati Soekarnoputri yang merupakan Ketua Umum PDIP saat apel kader partai tersebut.
Sumber :
  • VIVA/Eduard

VIVA  - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri selalu mengingatkan seluruh jajarannya untuk terus turun ke lapangan melihat kondisi rakyat. Menurutnya, menjadi pemimpin, baik tingkat daerah maupun pusat, harus mau blusukan dan tangannya bersalaman sering-sering dengan rakyat.

Ajaran Megawati ini kerap disampaikannya kepada para kader partai, tanpa terkecuali, termasuk kepada anaknya yang juga terjun ke politik. Hal yang sama pun disampaikan sejak dulu kepada Presiden Joko Widodo.

"Makanya saya bilang ke Pak Jokowi, 'Ayo blusukan, pak.' Saya dulu itu blusukan. Bukan menyombongkan diri, tidak. Itu sebuah pengalaman hidup. Bahwa luar biasa Indonesia ini," kata Megawati dalam acara peringatan HUT ke-119 Proklamator RI Mohammad Hatta yang digelar oleh Badan Nasional Kebudayaan Pusat (BKNP) PDI Perjuangan secara virtual, Kamis, 12 Agustus2 2021.

Menurut Presiden RI Kelima itu, memimpin bangsa dan negara tidak bisa hanya mengandalkan teori. Pemimpin perlu memahami lapangan dan kondisi rakyatnya sejauh mana.

Baca juga: Megawati: Aku Tidak Mau Negaraku Kelelep

Apalagi, Indonesia merupakan negara besar sehingga pemimpin dituntut untuk mengetahui secara detail kondisi riil lapangan, bukan sekadar menerima laporan dari aparatur.

"Pemimpin itu harus pemimpin rakyat banget. Artinya bertemu dengan rakyat. Supaya rakyat itu tahu hidungmu itu, loh," ujarnya.