Densus Tangkap Terduga Teroris di Malang Usai Salat Dzuhur

Rumah kontrakan terduga teroris di Malang.
Rumah kontrakan terduga teroris di Malang.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Lucky Aditya.

"Dua-duanya dibawa polisi suami dan istri. Kalau istrinya di rumah selisih 15 menit dari penangkapan suaminya. Jualan aksesoris dan kebutuhan sehari-hari, kegiatan agama di kampung memang tidak aktif tapi kalau ibadah, dengar azan langsung berangkat ke masjid beliau," ujar Abdi.

Sementara itu, Ketua RT setempat Hariono mengatakan sepengetahuannya, Choirul Anam adalah manajer dari Lembaga Amil Zakat Abdurrohman Bin Auf (LAZ-ABA) Malang. Dia dikenal sebagai penggalang dana untuk LAZ ABA, bahkan dia dikenal sebagai pribadi yang royal di masyarakat.

"Setau saya dia itu ada kegiatan penggalangan dana. Tapi sehari-hari di rumah baik-baik aja dengan masyarakat tidak ada masalah apa-apa. Dia sering bantu-bantu gitu ada sembako, kan dia penggalang dana gitu ya rupanya manajernya LAS ABA," tutur Hariono.

Hariono mengungkapkan sesuai data administrasi di RT Choirul Anam tinggal di rumah kontrakan selama 7 tahun. Choirul Anam merupakan pendatang dari Jombang, Jatim.

Choirul Anam pribadi yang terbuka. Kepada ketua RT dia bercerita bahwa dia sering menaruh kotak amal ke toko-toko atau warung yang ada di wilayah Malang.

"Enggak, dia biasa dengan saya juga baik, dia terbuka tidak pernah ada masalah apa-apa. Iya (menaruh kotak amal) di toko-toko yang ada itu, katanya untuk membantu orang-orang yang kekurangan," ujar Hariono.

Hariono mengungkapkan setelah penangkapan polisi datang ke rumahnya menyampaikan bahwa Choirul Anam ditangkap polisi. Dari penangkapan itu ditemukan sejumlah barang bukti seperti tanda pengenal manajer penggalangan dana LAZ ABA, buku keagamaan hingga laptop.