Gaji Dipotong, Lili Pintauli Masih Terima Rp80 Juta Lebih Per Bulan

Lili Pintauli Siregar
Lili Pintauli Siregar
Sumber :
  • Instagram Lili Pintauli Siregar

VIVA - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi menjatuhkan sanksi berat kepada Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, berupa pemotongan gaji sebesar 40 persen selama 12 bulan.

Dewas menyatakan Lili terbukti melanggar etik dan pedoman perilaku lantaran menyalahgunakan pengaruh sebagai pimpinan KPK dan berkomunikasi dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M. Syahrial. Padahal, KPK sedang mengusut perkara dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjungbalai yang menyeret nama Syahrial.

"Menghukum terperiksa dengan sanksi berat berupa pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan," kata Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatarongan Panggabean membacakan amar putusan terhadap Lili, Senin, 30 Agustus 2021.

Baca juga: Pimpinan KPK Lili Pintauli Divonis Langgar Etik, Gaji Dipotong 40%

Kendati gajinya dipotong 40 persen selama setahun, berdasarkan aturannya, Lili masih menggantongi pendapatan lebih dari Rp80 juta per bulan.

Hal ini lantaran gaji yang dipotong hanya gaji pokok sebagai Wakil Ketua KPK sebesar Rp4,62 juta berdasarkan Pasal 3 PP Nomor 82 Tahun 2015 tentang Hak keuangan, Kedudukan Protokol, Perlindungan Keamanan Pimpinan KPK. Dengan begitu, gaji Lili yang dipotong Dewas hanya sekitar Rp1,84 juta.

Padahal, selain gaji pokok, berdasarkan PP 82 tahun 2015, Wakil Ketua KPK mendapatkan uang tunjangan jabatan sebesar Rp20,4 juta dan tunjangan kehormatan sebesar Rp2,1 juta.