Golkar Doakan Azis Syamsuddin Tegar Hadapi Dugaan Suap AKP Robin

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin bersaksi di sidang kasus suap penyidik KPK
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

VIVA – Nama Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin jadi perhatian lantaran tersandung kasus suap yang juga melibatkan eks penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju. Stepanus disebut menerima Rp3,099 miliar dan 36.000 dolar AS dari Azis. 

img_title Idrus Marham Yakin Golkar Jadi Partai Masa Depan di Bawah Bahlil-Sarmuji

Terkait itu, Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Supriansa mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum di KPK. Ia menekankan yang terpenting proses penegakan hukum dapat berjalan baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ia meminta agar semua pihak tetap menghormati asas praduga tak bersalah.

img_title Sambut HUT ke-62 Golkar, Adela Kanasya Tekankan Pentingnya Pengabdian kepada Masyarakat

"Pertama kita menghargai seluruh proses hukum yang telah berjalan yang ada di KPK selama ini yang kami nilai berjalan dengan baik, itu yang pertama. Yang kedua bahwa mari kita mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap masalah yang menimpa saudara kita Pak Azis," kata Supriansa, di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 7 September 2021

Supriansa menambahkan agar semua pihak turut memberikan doa yang terbaik agar Azis tegar melewati persoalan ini. Sementara, menyangkut status hukum Azis, Supriansa menilai itu sepenuhnya kewenangan penyidik.

img_title Anggota DPR Nilai Arah Kebijakan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berjalan Baik, Ini Alasannya

"Menyangkut masalah status, kita kan tidak tahu. Itu adalah urusan penyidik, gitu aja. Pada prinsipnya tiga hal itu yang kita harapkan. Semoga berjalan dengan baiklah masalahnya," jelas Supriansa.

Dia menyampaikan saat ini, Azis masih aktif berkegiatan dan menghadiri acara Partai Golkar. Belum ada pembahasan atau apapun terkait Azis. Sebab, saat ini proses hukum masih berjalan dan harus menghormati asas praduga tak bersalah.

"(Azis Syamsuddin) Masih Aktif, selalu hadir (apabila ada acara partai). Aktif," ujar Supriansa.

Sebelumnya, mantan penyidik KPK, Stepanus Robin disebut menerima Rp3,099 miliar dan 36.000 dolar AS dari Azis. Dugaan tersebut diketahui dalam surat dakwaan Pattuju dilihat dari laman http://sipp.pn-jakartapusat.go.id. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun status Stepanus Robin adalah terdakwa perkara suap terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, Tahun 2020-2021.

Dalam surat dakwaan, dia total menerima suap dengan jumlah keseluruhan Rp11.025.077.000 dan 36.000 dolar AS.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di HUT Golkar Ke-61

Bahlil: Golkar Lahir Bukan Ingin Jadikan Ketumnya Presiden

Sejak Golkar lahir tahun 1964 dan mulai mengikuti pemilihan umum tahun 1971, menurut Bahlil, belum pernah ada Ketua Umum Golkar yang menjadi Presiden.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut