Meluruskan Hikayat Kampung Janda
- VIVA/Muhammad AR
Peristiwa itu yang kemudian menyebabkan banyak wanita di kampung tersebut menjanda, ditinggal mati suami. Cerita kampung yang dihuni banyak janda itu menyebar dari mulut ke mulut selama bertahun-tahun, viral hingga banyak diliput media massa.Â
Kemasyhuran itu tidak lantas membuat warga kampung semakin terbuka. Sejak cerita-cerita kampungnya viral di internet, warga kampung justru tak mau banyak bicara dengan orang luar yang bertanya-tanya soal asal-usul kampung janda. Sebagian lain memilih diam dan mengarahkan ke salah seorang tokoh masyarakat.
"Lebih jelasnya soal janda di kampung kami lebih baik tanya Pak Ustaz, biar tahu," ujar salah seorang ibu yang berstatus janda yang enggak disebutkan namannya saat ditemui VIVA, Selasa, 14 September 2021.
Ustaz yang dimaksud warga adalah Ustaz Anwar Ardabili. Ia merupakan tokoh masyarakat sekaligus kepala Dusun Panyarang. Rumahnya tak jauh dari lokasi danau bekas tambang. Saat ditemui VIVA, Ustaz Anwar menguak segalanya tentang kampung yang dihuni 1000 KK ini.
Anwar begitu antusias bercerita tentang asal-usul kampung janda. Menurutnya, nama kampung janda ini merupakan julukan dari orang luar kampung yang sempat mengunjungi kampung ini. Dari interaksi mereka dengan beberapa warga, kebetulan yang mereka ajak bicara adalah ibu-ibu yang berstatus janda.
"Ada orang-orang yang katannya mahasiswa di tahun 2000-an lagi pelatihan, nanyanya kebetulan ke seorang janda namanya Ibu Sanah, dia kan warga dijawab seadanya," kata AnwarÂ
Dalam kesempatan itu, Anwar ingin meluruskan kasak-kusuk tentang kampung yang konon dihuni puluhan janda ini. Mulai dari bencana longsor tambang tahun 90-an yang katanya menjadi penyebab puluhan wanita di kampung ini menjadi janda, hingga isu lain seputar kematian massal akibat sambaran petir.
"Iya memang di sini janda banyak tetapi kalau soal janda karena musibah longsor itu tidak akurat, memang ada yang janda akibat suaminya kena longsor tapi tidak banyak," ungkapnya
Ustaz Anwar Ardabili, tokoh masyarakat Kampung Janda di Kabupaten Bogor
- VIVA/Muhammad AR
Pria 43 tahun itu tidak terima jika penyebab wanita di kampungnya menjanda dikaitkan dengan peristiwa bencana longsor tambang batu cadas dan tersambar petir yang menewaskan para kaum pria kampung ini.Â