Irjen Napoleon Diperiksa Usai Aniaya M Kece, Ini Kata Bareskrim

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte
Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte
Sumber :
  • VIVA/Farhan

VIVA – Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhamad Kosman alias Muhamad Kece di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim. Dalam kasus ini, Napoleon sebagai terlapor.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim, Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan penyidik akan meminta keterangan Irjen Napoleon sebagai saksi pada Selasa, 21 September 2021. Rencananya, yang bersangkutan diperiksa sekitar jam 11.00 WIB.

“Jadwal penyidik sih pemeriksaannya hari ini. Mudah-mudahan jam 11.00 sudah bisa dimulai,” kata Andi saat dihubungi wartawan pada Selasa, 21 September 2021.

Sebelumnya diberitakan, Inspektur Jenderal Polisi Napoleon Bonaparte menyampaikan surat terbuka usai beredarnya informasi mengenai penganiayaan yang dia lakukan terhadap M Kece di rumah tahanan.

Dalam surat yang kabarnya disebarluaskan oleh kuasa hukumnya, Haposan Batubara, Napoleon mengakui bahwa tindak penganiayaan yang dilakukannya terhadap Youtuber tersebut adalah benar.

"Akhirnya, saya akan mempertanggungjawabkan semua tindakan saya terhadap Kace apa pun risikonya," kata Napoleon dikutip dari surat itu pada Minggu, 19 September 2021.

Dia menjelaskan, sebagai orang yang dilahirkan oleh orangtua yang beragama Islam, dibesarkan di lingkungan Islam dan taat terhadap ajaran agama tersebut, dia mengaku tidak bisa menolerir penghinaan.