Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar 24 Kali

Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran, Jumat, 12 Maret 2021 pagi.
Sumber :
  • ANTARA/HO/twitter BPPTKG

VIVA – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah 24 kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter ke arah barat daya pada pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, Rabu, 29 September 2021, menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

img_title Status Siaga! Gunung Semeru Erupsi 3 Kali pada Senin Pagi, Letusan Capai 900 Meter di Atas Mahameru

Menurut Kepala BPPTKG Hanik Humaida, selama periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 29 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-27 mm selama 17-118 detik dan tujuh kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-8 mm selama 13-15 detik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gunung Merapi, katanya, selama kurun itu juga mengalami 26 gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 5-14 mm selama 5-7 detik dan 15 gempa fase banyak dengan amplitudo 5-9 mm selama 4-8 detik.

img_title Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Malam Ini, Masyarakat Diminta Waspada

Di samping itu, asap bertekanan lemah berwarna putih terpantau keluar dari kawah Gunung Merapi pada Rabu pagi.

Pada periode pengamatan Selasa (28/9) pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi tercatat 13 kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya.

img_title Gunung Semeru Erupsi 900 Meter, Anak Krakatau Juga Meletus 2 Kali dalam Semalam

Berdasarkan analisis morfologi pada periode 17 samai 23 September 2021, BPPTKG mencatat kubah lava barat daya Merapi memiliki volume 1.600.000 meter kubik dan volume kubah tengahnya 2.854.000 meter kubik.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak gunung. (ant)

Ilustrasi Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Luncurkan Abu Setinggi 500 Meter

Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, kembali mengalami erupsi pada Minggu (18/10/2026), dengan luncurkan abu setinggi 500 meter

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut