Pengacara Rocky Gerung: Warga Punya SHM, Sentul City Cuma SHGB

Kuasa hukum Rocky Gerung datangi Kantor BPN Bogor
Kuasa hukum Rocky Gerung datangi Kantor BPN Bogor
Sumber :
  • VIVA/Muhammad AR

VIVA – Kuasa Hukum Rocky Gerung dari Lokataru Kantor Hukum dan HAM, mengungkapkan PT Sentul City Tbk tidak hanya mengesekusi lahan garapan yang sudah ditempati sejak 1935 milik warga, melainkan warga yang sudah bersertifikat SHM perorang. Hal itu diungkapkan saat mendatangi Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor, kemarin Kamis 30 September 2021.

“Klien kami sejauh ini ada yang memiliki SHM di situ, namannya itu Pak Syaefi, kalau tidak salah itu, ada dua tempat di wilayah setempat hidup dia punya SHM di Desa Cijayanti dan dan juga di Bojong Koneng. Dia memiliki SHM dan juga digugat oleh sentul,” kata Lokataru- Kantor Hukum dan HAM, kuasa hukum Rocky Gerung, Narfirdo Ricky di kantor BPN, dikutip VIVA Jumat 1 Oktober 2021.

Lanjut Narfirdo, warga yang memiliki SHM itu juga dipolisikan oleh Sentul City. Padahal, Sertifikat Hak Milik (SHM) adalah sertifikat sah yang dikeluarkan BPN yang memiliki kekuatan hukum dan kepemilikan tetap. 

“Kita binggung kan kenapa dia punya SHM pun masih dipermasalahkan oleh sentul. Jadi harus mempunyai surat hak apa? Memperjelas kepemilikan tanah dari warga di situ,” katanya.

Oleh karena itu, kata Narfirdo, pihaknya menuntut penjelasan mengapa BPN Kabupaten Bogor mengeluarkan SHGB PT Sentul dan menjelaskan bagaimana riwayat tanah dari kepemilikan Tanah milik PT Sentul tersebut. Termasuk proses administrasinya yang dicurigai maladministrasi. 

“Bagaimana mungkin warga yang tinggal sejak tahun 1935 sampai 1960. Warga di usir dari tempatnya dengan hanya dasar Sentul memiliki SHGB. Bagaimana bisa?,” katanya. 

Sebab, lanjut dia, kalau mau melakukan sertifikat seharusnya terjadi pengukuran di tempat. Mereka abaikan warga atau bagaimana. Harusnya didampingi RT RW saat pengukuran dan dampingi kepala desa, dan yang lain.