Polri: 3.609 Warga Yahukimo Masih Mengungsi

52 orang pelaku penyerangan di Yahukimo ditangkap
Sumber :
  • VIVA/Aman Hasibuan

VIVA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, mengatakan situasi di Yahukimo, Papua, sudah kondusif setelah terjadi aksi penyerangan terhadap suku Yali oleh masyarakat dari suku Kimyal pada Minggu, 3 Oktober 2021.

img_title Kontak Tembak di Yahukimo, TNI Sita Senjata Rakitan Kaliber 5,56 mm Milik OPM

“Situasi kondusif, aparat keamanan TNI-Polri berkekuatan 3 SSK berada di Yahukimo untuk memulihkan kembali situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Yahukimo,” kata Rusdi di Mabes Polri pada Rabu, 6 Oktober 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, masih ada warga sekitar Yahukimo yang mengungsi dan meminta perlindungan aparat keamanan. Tercatat, ada 3.609 orang masih berlindung di beberapa tempat.

img_title Tak Main-main Usut Kasus Penyadapan Presiden, Polri Bentuk Tim Khusus

“Di Mapolres Yahukimo, Gereja Evaneesti, Koramil Dekai masih butuh perlindungan keamanan di sana. Sekali lagi, situasi kondusif aparat keamanan secara optimal memulihkan situasi keamanan di sana,” ujarnya.

Baca juga: Cara TNI-Polri Cegah Perang Brutal Antar Suku di Yahukimo

img_title Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden

Sementara, kata dia, penanganan kasus aksi penyerangan sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik sebanyak 22 orang. Kini, penyidik masih mendalami dan kemungkinan akan bertambah jumlah tersangkanya karena itu cukup besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kasus ini masih didalami. Untuk sementara, 22 orang ditetapkan sebagai tersangka dan mudah-mudahan segala upaya aparat di sana bisa kembalikan situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Yahukimo,” kata dia.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

Kapolri Diminta Usut Tuntas Kasus Penyadapan hingga ke Akar-akarnya

Wapres Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Rahmat Hamka, mengapresiasi langkah tegas Kapolri dalam menindak dugaan penyadapan ilegal yang libatkan petinggi Polri

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut