Heldy Djafar, Istri ke-9 Presiden Soekarno Meninggal Dunia

Karangan bunga turut berduka cita (foto ilustrasi)
Karangan bunga turut berduka cita (foto ilustrasi)
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA – Istri ke-9 Presiden SoekarnoHeldy Djafar binti Jafar dkabarkan telah meninggal dunia pada 10 Oktober 2021 sekitar pukul 21.55, di Rumah Sakit Cipta Mangun Kusumo (RSCM) Jakarta.

Berdasarkan kabar duka yang beredar melalui pesan singkat, rumah duka terletak di, The Savia, Cluster Visana Blok L6 No. 7, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

"Wafat semalam, 10 Oktober 2021 pada pukul 21.55, di Jakarta. Mohon dimaafkan segala kesalahannya," demikian kabar yang beredar, Senin, 11 Oktober 2021.

Gadis manis berwajah bulat berkulit kuning langsat bernama Heldy ini adalah putri bungsu dari sembilan bersaudara pasangan Djafar dan Hamiah. Heldy lahir pada 10 Agustus 1947 di Tenggarang, Kalimantan Timur.

Hamiah pernah mengatakan, saat mengandung Heldy, dia sempat melihat bulan purnama bulat. Lalu, seorang pria Tionghoa teman suaminya mengatakan, agar Hamiah menjaga bayi yang akan dilahirkannya itu baik-baik.

Setelah menampatkan pendidikan di bangku SMP, Heldy yang sudah tumbuh menjadi remaja putri 16 tahun dan berperawakan mungil itu pun pergi mengikuti jejak kakak-kakaknya ke Jakarta untuk menuntut ilmu. Cita-citanya menjadi desainer interior.

Di Jakarta Heldy jadi barisan Bhinneka Tunggal Ika. Barisan yang diprakarsai oleh Presiden Soekarno itu terdiri atas remaja putra-putri dari berbagai provinsi. Mereka bagian dari protokol Istana, selalu berdiri berjajar sebagai pagar ayu dan pagar bagus di setiap acara.