Labuan Bajo Bersiap untuk KTT G20, Prokes Diperketat

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkunjung ke Labuan Bajo.
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkunjung ke Labuan Bajo.
Sumber :
  • Biro Pers Istana Presiden

VIVA – Direktur Utama Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina, memastikan kesiapan Kemenparekraf dalam hal ini BPOLBF untuk menyukseskan pelaksanaan KTT G20 termasuk progres vaksinasi di Manggarai Barat yang menjadi lokasi KTT nantinya.

Disampaikan Shana, BPOLBF saat ini tentunya sudah menyiapkan diri untuk Labuan Bajo menerima kedatangan wisatawan mancanegara salah satunya adalah melalui penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) yang ketat di seluruh titik pariwisata (destinasi, atraksi, aktivitas, akomodasi dan restoran). 

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 adalah dengan mempercepat pelaksanaan vaksinasi. 

Bersama-sama dengan Kemenparekraf dan Pemkab Manggarai Barat, BPOLBF, yang ditugasi sebagai akselerator pembangunan pariwisata di Labuan Bajo dan 10 Kabupaten lainnya di daratan Flores terus mendorong para pelaku usaha untuk segera mendaftarkan tempat usahanya agar dapat tersertifikasi CHSE dan terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

“Tentu saja harapannya sertifikasi CHSE ini dapat meningkatkan confidence wisatawan mancanegara untuk berwisata dengan aman dan nyaman di Labuan Bajo,” kata Shana ketika dihubungi VIVA, Sabtu 16 Oktober 2021.

“Ini juga ditambah dengan usaha Labuan Bajo untuk meningkatkan fasilitas kesehatannya dengan mempercepat vaksinasi 100 persen di Kabupaten Manggarai Barat, peningkatan RSUD Komodo menjadi kelas A, dan peningkatan kualitas pelayanan kedaruratan destinasi,” ujarnya menambahkan. 

Hingga saat ini, terang Shana Fatina, CBT (Community Based Tourism) yang sudah mendapat sertifikasi CHSE terdiri dari 4 hotel dan 2 hostel. Yang sedang dalam proses ada 50-an, namun masing-masing harus mendaftarkan sendiri ke CHSE kemenparekraf.go.id, sehingga asesor bisa lakukan asesmen.