Sempat Buron, 2 Preman Terduga Penganiaya Pedagang Serahkan Diri

ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan.
ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VIVA – Dua pria terduga penganiaya terhadap seorang pedagang bernama Liti Waru Iman Gea (37), akhirnya menyerahkan diri ke Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara, Jumat malam, 15 Oktober 2021.

"Iya betul, tadi (kemarin) malam," sebut Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi VIVA, Sabtu sore, 16 Oktober 2021.

Kedua pria itu, masing-masing berinsial DD dan FR. Selanjutnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut membawa mereka ke Polrestabes Medan. Karena, kasus tersebut ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan yang sebelumnya ditangani Polsek Percut Seituan.

Baca juga: Kabur dari Karantina, Rachel Vennya Diperiksa Polisi Pekan Depan

Hadi mengatakan, saat ini keduanya masih dilakukan pemeriksaan di Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan untuk mendalami kasus premanisme dilakukan keduanya terhadap Gea yang merupakan pedagang di Pasar Tradisional Gambir, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang itu.

"Ke Polda (menyerahkan diri), kemudian dibawa ke Polrestabes Medan dalam rangka Pemeriksaan," sebut perwira melati tiga itu.

Untuk satu tersangka, berinsial BS alias Benny sudah diamankan terlebih dahulu oleh pihak kepolisian dan sudah ditahan. Ketiga pria ini, yang diduga preman melakukan penganiayaan terhadap Gea dilakukan Pasar Gambir, pada 5 September 2021.