Didakwa Membunuh Laskar FPI, Dua Polisi Terancam 15 Tahun Bui

Sidang kasus pembunuhan laskar FPI di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Sidang kasus pembunuhan laskar FPI di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Sumber :
  • VIVA/Vicky Fajri

VIVA – Anggota Resmob Polda Metro Jaya Ipda Mohammad Yusmin Ohorella didakwa telah bertindak sendirian atau secara bersama-sama dengan terdakwa lain, yakni Briptu Fikri Ramadhan (dalam dakwaan terpisah) dan Ipda Elwira Priadi Z (meninggal dunia), melakukan perbuatan dengan sengaja merampas nyawa empat anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) atas nama Luthfil Hakim, Muhamad Suci Khadavi Poetra, Akhmad Sofiyan dan dan M. Reza.

Terdakwa Ipda M Yusmin Ohorella termasuk dalam tim yang terdiri 7 orang, yakni Briptu Fikri Ramadhan, Ipda Elwira Priadi Z, Bripka Faisal Khasbi Alaeya, Aipda Toni Suhendar, Bripka Adi Ismanto dan Bripka Guntur Pamungkas melakukan pengintaian terhadap Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di kawasan Sentul, Bogor. 

Kegiatan pengintaian itu sebagai langkah antisipasi Polda Metro Jaya atas dua kali ketidakhadiran Habib Rizieq Shihab atas panggilan pemeriksaan kasus pelanggaran protokol kesehatan, dan menghindari panggilan dengan berbagai alasan. 

Polisi kemudian menerima informasi dari masyarakat dan media sosial soal rencana aksi di Polda Metro Jaya pada 7 Desember 2020, yang akan menggeruduk Polda Metro Jaya dan melakukan aksi anarkis.

"Atas dasar informasi tersebut pihak Polda Metro Jaya mengantisipasinya dengan cara mengambil langkah-langkah secara tertutup dan memerintahkan para anggotanya, yakni terdakwa (Ipda M Yusmin Ohorella), Briptu Fikri Ramadhan, Ipda Elwira Priadi Z, Aipda Toni Suhendar, Bripka Adi Ismanto, Bripka Faisal Khasbi Alaeya, dan Bripka Guntur Pamungkas," kata Jaksa Zet Tadung Allo saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 18 Oktober 2021.

Ketujuh anggota Resmob Polda Metro Jaya ini berangkat melakukan pengintaian dengan menggunakan 3 mobil pada Minggu, 6 Desember 2020. Tim Resmob Polda Metro ini akhirnya mengikuti 10 mobil rombongan Habib Rizieq sejak keluar perumahan The Nature Mutiara Sentul pada Minggu tengah malam.

Pada saat mobil Toyota Avanza silver bernomor Pol K 9143 EL yang dikendarai Bripka Faisal Khasbi Alaeya, yang didalamnya terdakwa, Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda Elwira Priadi sebagai penumpang sedang mengikuti rombongan Habib Rizieq sekira pukul 00.05 Wib pada Senin dini hari 7 Desember, tepatnya di pintu keluar tol Karawang Timur, mobil mereka dihalang-halangi oleh dua mobil yang diduga simpatisan Habib Rizieq.