Merasa Diteror, Warga Tebing Tinggi Tangkapi Monyet-monyet Liar

Seekor monyet liar ditangkap warga dengan menggunakan kandang perangkap
Sumber :
  • VIVA/Putra Nasution

VIVA – Merasa kerap diteror gerombolan monyet liar, warga di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara membuat perangkap untuk menangkap monyet-monyet liar tersebut. Warga menyatakan merasa terganggu.

img_title Warga Malaysia Diduga Jadi Pemasok Narkoba Jaringan Internasional, Kini Diburu Polda Kaltim

"Hari ini tambah satu ekor monyet liar masuk perangkap matanya rusak satu. Itu yang paling besar di antara yang lain," ungkap seorang warga bernama Lina kepada wartawan pada Selasa 19 Oktober 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kandang perangkap monyet itu disebut disediakan oleh BBKSDA Sumatera Utara dan Scorpion Foundation Indonesia. Kini monyet liar tersebut menjadi tontonan warga khususnya anak-anak.

img_title Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun, Beri Bantuan Beras ke 33,2 Juta Keluarga Tak Mampu

"Mulai berkurang masuk pemukiman, sejak sudah 5 ekor ditangkap. Tadi ada masuk perangkap lagi, tapi lepas," tutur ibu rumah tangga itu.

Warga lainnya yakni Edi menjelaskan seekor monyet dengan kondisi tubuh besar dan matanya sedang sakit merupakan monyet yang dinilai warga yang ganas.

img_title Aktivitas Vulkanik Menurun, Warga Sekitar Gunung Anak Krakatau Diimbau Tetap Waspada

"Ini yang paling besar dan ganas. Saya hampir diterkam monyet itu. Matanya rusak karena ditembak saat masih kecil," sebut Edi.

Terpisah, Humas BBKSDA Sumatra Utara, Handoko Hidayat mengatakan pihaknya memberikan fasilitas kepada warga berupa kandang perangkap untuk menangkap monyet liar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu BBKSDA Sumut akan mengevakuasi monyet itu dan melepasliarkan ke habitatnya di kawasan Hutan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

"Monyet liar berhasil ditangkap akan ddilepasliarkan oleh Sumatra macaques Yayasan Scorpion Indonesia ke taman marga satwa Karang Gading di Kabupaten Langkat," kata Handoko.
 

Plt Kapusdatin BNPB, Berton SP Pandjaitan

Bukan Cuma Tewaskan 1 Warga dan Buat 13 Orang Luka, Longsor di Aceh Tengah Juga Hancurkan Sejumlah Rumah

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, pada Minggu, 13 September 2026, memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik. Satu meninggal dunia, 13 luka-luka

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut