KPK Sita Dolar Singapura hingga iPhone dalam OTT Bupati Kuansing

Barang bukti kasus korupsi (Foto ilustrasi).
Barang bukti kasus korupsi (Foto ilustrasi).
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Kuansing Andi Putra pada Senin, 18 Oktober 2021. Andi diduga terlibat dalam kasus penerimaan suap terkait perpanjangan izin hak guna usaha sawit di Kuansing, Riau.

KPK menemukan sejumlah uang dan ponsel mahal dalam tangkap tangan itu. Saat ini, semua barang tersebut disita KPK sebagai barang bukti.

"KPK menemukan bukti petunjuk penyerahan uang Rp500 juta, uang tunai dalam bentuk rupiah dengan total Rp80,9 juta, mata uang asing sekitar SGD1.680 dan serta iPhone XR," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Oktober 2021.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar

Photo :
  • KPK

Lili tidak memerinci lebih lanjut lokasi penemuan barang-barang itu. Namun, barang itu akan digunakan untuk menguatkan bukti rasuah yang dilakukan Andi.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka. Selain Andi Putra dan status tersangka juga ditetapkan terhadap General Manager PT Adimulia Agrolestari Sudarso.

Kasus ini dimulai saat Sudarso mencoba menghubungi Andi agar perizinan hak guna usaha lahan kebun sawit yang dikelola oleh perusahaannya direstui di wilayahnya. Saat itu, izin hak guna usaha kebun sawit perusahaan milik Suharso akan berakhir pada 2024.