Polda Aceh Telusuri Anggotanya yang Diduga Peras Pengusaha Toko Emas

Perhiasan emas yang dijual di toko. (Foto ilustrasi).
Perhiasan emas yang dijual di toko. (Foto ilustrasi).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Anggota penyelidik Polda Aceh disebut melakukan dugaan pemerasan terhadap pengusaha toko emas yang bermasalah. Hal itu terungkap dari kuasa hukum pengusaha tersebut Razman Arif.

Dari informasi yang diperoleh Razman dari kliennya, saat proses penyelidikan, anggota Polda Aceh diduga telah meminta uang senilai Rp200 juta kepada kliennya.

Permintaan yang sama juga diduga dilakukan pada tiga toko emas yang bermasalah, dalam kasus dugaan penipuan perdagangan emas tidak sesuai kadar yang saat ini kasusnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Banda Aceh.

“Kita dapat laporan, ada penarikan uang Rp200 juta oleh oknum berinisial AKP WAR di Ruang Kasubdit di Polda Aceh. Saya ingin selalu bagaimana penegakan hukum yang benar dan saya datang jauh-jauh dari Jakarta untuk mengungkap ini,” ujar Razman kepada wartawan, Rabu, 20 Oktober 2021.

Perhiasan emas/Ilustrasi.
Photo :
  • VIVA.co.id/Aji YK

Perhiasan emas/Ilustrasi.

Upaya pemerasan tersebut, kata Razman, sudah dilaporkan ke Irwaspada Polda Aceh. Pihaknya juga sudah menyurati Irwasda untuk mengungkap dugaan pemerasan tersebut.

Irwasda Polda Aceh Komisaris Besar Polisi Marzuki Ali Basyah menanggapi serius pengungkapan oleh pengacara pengusaha toko emas yang sedang bermasalah tersebut.