KPK Dalami Alasan Bupati Musi Banyuasin Bawa Uang Rp1,5 M ke Jakarta

KPK saat mengumumkan status Bupati Musi Banyuasin sebagai tersangka.
KPK saat mengumumkan status Bupati Musi Banyuasin sebagai tersangka.
Sumber :
  • Dok. KPK.

VIVA – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin kedapatan membawa uang sekitar Rp1,5 miliar ke Jakarta saat ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan lalu. KPK saat ini mendalami alasan Dodi membawa uang tersebut ke Jakarta.

"Kami pastikan nanti akan didalami lebih lanjut melalui pemanggilan para saksi," kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri kepada awak media, Kamis, 21 Oktober 2021.

Uang itu saat ini turut disita KPK sebagai bukti operasi tangkap tangan (OTT). KPK tidak ingin mudah percaya dengan Dodi terkait alasannya membawa uang tersebut.

KPK saat mengumumkan status Bupati Musi Banyuasin sebagai tersangka.

KPK saat mengumumkan status Bupati Musi Banyuasin sebagai tersangka.

Photo :
  • Dok. KPK.

KPK butuh bukti dan keterangan saksi sebelum mempercayai sebuah alasan. Bukti-bukti itu akan didalami ke depannya. "Segala informasi yang KPK terima akan dikonfirmasi kepada saksi-saksi," kata Ali.

KPK dalam kasus dugaan suap senilai Rp2,6 miliar terkait empat proyek infrastruktur di Dinas PUPR Pemkab Musi Banyuasin ini, menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka, yakni Dodi, Kadis PUPR Musi Banyuasin Herman Mayori, pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas PUPR Musi Banyuasin Eddi Umari, dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy.