Brigadir NP yang Banting Mahasiswa Dijatuhi Sanksi Penjara 21 Hari

Brigradir NP, polisi yang membanting mahasiswa saat demo minta maaf
Brigradir NP, polisi yang membanting mahasiswa saat demo minta maaf
Sumber :
  • VIVA/Sherly

VIVA – Polisi pembanting mahasiswa, Brigadir NP telah menjalani proses persidangan yang disupervisi langsung Divisi Propam Mabes Polri. Brigadir NP dinyatakan telah melakulan pelanggaran dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengatakan dalam proses persidangan, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro dan mahasiswa korban MFA (20) dihadirkan. Alasan menghadirkan Kapolresta Tangerang karena sebagai atasan Brigadir.

"Kapolres Kota Tangerang hadir memimpin sidang, dan disaksikan oleh korban juga," kata Shinto, Kamis, 21 Oktober 2021.

MFA (20), mahasiswa yang mendapat tindak kekerasan dari Brigadir NP.
Photo :
  • VIVA.co.id/Sherly

MFA (20), mahasiswa yang mendapat tindak kekerasan dari Brigadir NP.

Sementara itu, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menjelaskan, terdapat sejumlah hal yang memberatkan Brigadir NP. Salah satunya perbuatan Brigadir NP karena di luar prosedur dan menimbulkan korban. Aksi Brigadir NP juga dinilai menjatuhkan nama baik Polri.

Pun, hal yang meringankan karena Briadir NP sudah mengakui kesalahannya. 

"Di mana Brigadir NP mengakui dan menyesali perbuatannya, bahkan meminta maaf secara langsung kepada korban," tutur Wahyu.