Dewas KPK Akui Terima Aduan Novel Cs soal Lili tapi Ogah Tindaklanjuti

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Anggota Dewan Pengawas atau Dewas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Syamsuddin Haris mengklarifikasi pernyataannya terkait laporan dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Haris sebelumnya mengatakan belum menerima laporan tersebut.

Kini, Haris mengaku telah menerima aduan tersebut. Meskipun aduannya diklaim Haris masih sumir. Aduan tersebut dilaporkan oleh dua mantan penyidik KPK, Novel Baswedan dan Rizka Anungnata.

"Semua laporan pengaduan dugaan pelanggaran etik yang masih sumir. Tentu tidak akan ditindaklanjuti oleh Dewas," kata Haris kepada awak media, Jumat, 22 Oktober 2021.

Haris menjelaskan, dalam laporan Novel dan Rizka, tidak dijelaskan perbuatan Lili Pintauli Siregar yang mengarah pada dugaan pelanggaran etik.

EKs penyidik Senior KPK Novel Baswedan (tengah).
Photo :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta

EKs penyidik Senior KPK Novel Baswedan (tengah).

Menurut dia, mestinya setiap laporan pengaduan dugaan pelanggaran etik oleh insan KPK, harus dijelaskan fakta perbuatannya. Pun, kapan pelanggaran itu dilakukan. Lalu, siapa saksinya, dan bukti-bukti awalnya. 

"Jika diadukan bahwa LPS (Lili Pintauli Siregar) berkomunikasi dengan kontestan Pilkada 2020 di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), ya harus jelas apa isi komunikasi yang diduga melanggar etik tersebut," jelas Haris.