Upacara Pindah Agama Sukmawati Dibiayai Sukarno Center Bali

Sukmawati Soekarnoputri (kanan) bersama Ketua NU Jawa Timur, Hasan Mutawakkil Alallah, di Surabaya pada Rabu, 18 April 2018.
Sukmawati Soekarnoputri (kanan) bersama Ketua NU Jawa Timur, Hasan Mutawakkil Alallah, di Surabaya pada Rabu, 18 April 2018.
Sumber :
  • VIVA/Nur Faishal

Arya sebelumnya menjelaskan alasan Sukmawati kembali memeluk agama Hindu. Dia mengatakan, Sukmawati memutuskan pindah agama ke Hindu karena mengikuti jejak neneknya atau ibunya Soekarno, Nyoman Rai Srimben.

“Jadi, Ibunda Bung Karno kan asalnya Balai Agung agung, seorang wanita Hindu Bali. Beliau pindah agama ini mungkin mengikuti jejak neneknya,” kata Arya.

Arya mengatakan sudah hampir 19 tahun mendampingi Sukmawati di Bali. Dari yang ia ketahui, Sukmawati memang suka datang ke pura-pura tempat ibadah umat Hindu. 

Bahkan, kata dia, sembahyang Sukmawati juga sudah seperti kejawen atau Hindu. “Beliau juga suka berdiskusi dengan para pendeta,” tuturnya.

Kemudian, dia mengatakan Sukmawati juga sudah lama tinggal di Bali. Pada saat zaman Orde Baru, Sukmawati sudah tidak asing lagi dengan Bali.

“Selain karena neneknya Bali, beliau tinggal di Bali sejak remaja untuk melatih tari Bali. Jadi saya rasa ini perjalanan yang spiritual cukup lama,” jelas dia.